Seedorf yang baru berusia 37 tahun itu sebenarnya masih berstatus sebagai pemain klub asal Brasil, Botafogo hingga ditunjuk menjadi pelatih baru Rossoneri beberapa hari lalu. Memang, sebagai pemain, Seedorf tergolong pemain besar. Sosok berdarah Suriname itu masih tercatat sebagai satu-satunya pemain di muka bumi ini yang menjuarai Liga Champions dengan tiga klub berbeda! Empat gelar Liga Champions (Milan dua kali, Ajax satu kali, dan Real Madrid satu kali), dua gelar Scudetto, satu gelar Piala Dunia Antar Klub FIFA, satu gelar Intercontinental CUp (sebelum diganti menjadi Piala Dunia Antar Klub FIFA), satu gelar La Liga, dan dua gelar juara Liga Belanda, merupakan deretan kesuksesan Seedorf sebagai pemain, yang terkenal sebagai gelandang dengan visi bermain mumpuni dan memiliki tendangan geledek itu. Akan tetapi, sebagai manajer, Seedorf belum teruji. Dan belum tentu meski semasa bermain, seorang pemain memiliki prestasi gemilang lantas menjadi seorang manajer hebat. Lihat Diego Maradona, Marco Van Basten, Ruud Gullit, dan nama-nama lain. Terkenal sebagai pemain-pemain nomor wahid di era masing-masing, tetapi gagal melengkapi karier sepakbolanya sebagai manajer atau pelatih kelas wahid. Namun, Seedorf juga memiliki kemungkinan sama besarnya untuk langsung berhasil di pengalaman pertamanya sebagai manajer, seperti Pep Guardiola di Barcelona atau Diego Simeone di Estudiantes La Plata, klub asal Argentina. Musim pertama di Barcelona dan sebagai manajer, Pep Guardiola langsung membawa El Barca meraih treble winners (juara Liga Champions, La Liga, dan Copa Del Rey). Begitupun dengan Diego Simeone, yang pensiun sebagai pemain pada tahun 2006 silam dan langsung mengarsiteki Estudiantes yang dibawa menjadi juara Liga Apertura Argentina tahun 2006 silam. Simeone kemudian sukses membawa Atletico Madrid menjadi juara Liga Europa tahun 2012 silam dan juara Copa Del Rey musim lalu. Musim ini pun, Atletico berubah menjadi calon kuat peraih juara La Liga bersama Barcelona. Kebetulan, Seedorf, Simeone dan Guardiola memiliki beberapa kesamaan, yakni sama-sama bermain sebagai gelandang semasa aktif sebagai pemain, memiliki visi dan determinasi tinggi, dan merupakan pemimpin di lapangan. Akankah kesamaan dengan Pep dan Simeone bisa berefek kepada Seedorf, yang mengoleksi 87 penampilan bersama timnas Belanda? Seedorf sendiri sudah menentukan metode dalam mengarsiteki Milan. Seedorf akan mengadopsi metode Phil Jackson, salah satu pelatih basket tersukses dalam sejarah NBA. Jackson yang sukses meraih 11 gelar juara NBA (enam bersama Chicago Bulls, lima bersama Los Angeles Lakers), menggunakan metode diferensiasi per departemen. Singkatnya, Jackson memiliki masing-masing asisten pelatih yang khusus menangani bagaimana pertahanan tim dan penyerangan tim. Metode inipun akan dicoba diterapkan Seedorf mulai musim ini di Milan. Mantan bek timnas Belanda, Manchester United, Lazio dan AC Milan, Jaap Stam akan menjadi asisten pelatih Milan untuk bagian pertahanan, sementara bagian penyerangan Milan akan diserahkan kepada Hernan Crespo, mantan striker timnas Argentina yang juga pernah bermain di AC Milan. Bahkan, Seedorf dikabarkan masih bernegosiasi dengan Edgar Davids, mantan duet sejoli Seedorf di Ajax dan timnas Belanda untuk berkolaborasi dengan Seedorf sebagai asisten pelatih AC Milan mulai musim depan. Metode ini memang memiliki potensi keberhasilan yang cukup besar, karena beberapa hal. Yang pertama, Seedorf, Stam dan Crespo adalah pemain-pemain papan atas dengan segudang prestasi semasa masih aktif. Yang kedua, Seedorf, Stam, Crespo, pernah bermain bersama bagi Milan. Tentu, mereka akan tidak asing lagi dengan suasana Milan, dan ini akan memudahkan adaptasi mereka serta kolaborasi mereka sebagai koki dalam dapur AC Milan. Itulah deretan fakta dan analisa tentang perjudian AC Milan dalam menunjuk sosok bernama lengkap Clarence Clyde Seedorf sebagai pelatih anyar mereka mulai musim depan. Akankah berhasil seperti Pep Guardiola di Barcelona atau hanya memperpanjang masa-masa kelam Milan? Apapun hasilnya nanti, ini sebuah hal yang menarik untuk ditunggu.
Mampukah Seedorf Ikuti Jejak Guardiola dan Simeone?
BolaSkor - Kamis, 16 Januari 2014
- #Estudiantes La Plata
- #Real Madrid
- #AC Milan
- #Argentina
- #Bing
- #Hernan Crespo
- #Manchester United
- #Ajax Amsterdam
- #Diego Simeone
- #Clarence Seedorf
- #Jaap Stam
- #Atletico Madrid
- #Yahoo
- #Pep Guardiola
- #Barcelona
- #Spanyol
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 09 Oktober 2026
Soal Kasus Manchester City, Jose Mourinho: Putusan Akhir Keluar Ketika Saya Berumur 80 Tahun
Kamis, 08 Oktober 2026
Stadion Baru Manchester United dan Kekhawatiran Sir Alex Ferguson
Kamis, 08 Oktober 2026
Lawan Tottenham Hotspur, 11 Pemain Manchester United Cedera
Kamis, 08 Oktober 2026
Di Bawah Bayang-bayang Skandal Keuangan, Pep Guardiola Hadir pada laga Manchester City vs PSG
Kamis, 08 Oktober 2026
Lionel Messi Pensiun, Legenda Barcelona Berpesan: Nikmati Hidup, Saudaraku
Kamis, 08 Oktober 2026
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Kamis, 08 Oktober 2026
Ultimatum Michael Carrick, Manchester United Bidik Cesc Fabregas sebagai Pengganti
Kamis, 08 Oktober 2026
Breaking News: Pep Guardiola Kembali ke Manchester City
Rabu, 07 Oktober 2026
Koleksi Total 25 Trofi, Legenda Barcelona Pensiun pada Usia 39 Tahun
Senin, 05 Oktober 2026
Beri Indikasi Klub Barunya, Antonio Conte Singgung Manchester United?
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026