"Federasi sepak bola nasional seharusnya benar-benar melakuan tindakan nyata atas dukungan mereka terhadap pemberantasan rasisme. Jangan hanya menegaskan mereka tidak menolerir hal tersebut. Jika Anda melihat beberapa keputusan yang diambil di Italia dan Spanyol, tentu saja hal ini harus menjadi perhatian kami," ujar Webb kepada Associated Press, Kamis (22/5). Sperti dikutip dari Republika.co.id, komentar Webb keluar sehari setelah Balotelli dicemooh saat berlatih bersama timnas Italia di Florence. Webb yang juga menjabat Kepala Komisi Anti-Diskriminasi FIFA menilai bahwa rasisme masih menjadi penyakit yang diberantas, khususnya di Italia. "Ini merupakan tantangan bagi kami," imbuh Webb. Webb meminta Federasi Sepak Bola Italia untuk bisa bertindak tegas dan segera mengadopsi keputusan FIFA soal hukuman maksimum terhadap pelaku rasisme dan diskriminasi di sepak bola. Pada Mei tahun lalu, FIFA telah memperkuat sanksi terhadap pelaku rasisme dengan larangan bermain setidaknya selama lima laga untuk pemain, pengurangan poin, ditambah ancaman degradasi klub apabila terjadi rasisme dan diskriminasi serius yang dilakukan fans tersebut di dalam stadion. Federasi Sepak Bola Spanyol (REFF) juga menjadi incaran FIFA. REFF juga dianggap belum mengadopsi aturan tersebut. Sanksi sebesar 12.000 euro kepada Villareal akibat insiden pelemparan pisang kepada pemain Barcelona, Dani Alves akhir bulan lau dianggap terlalu ringan. FIFA menganggap Villareal seharusnya mendapat sanksi larangan bagi pendukungnya untuk hadir di Stadion El Madrigal pada laga berikutnya. "Kami telah melihat, federasi sepak bola nasional tidak langung mengimplementasikan dan mengadopsi aturan terbaru FIFA dan UEFA. Karena itu, kami harus bisa memastikan aturan tersebut benar-benar diterapkan oleh federasi nasional dan federasi-federasi sepak bola itu harus bisa meneruskannya ke pihak klub," pungkas Webb.
Italia dan Spanyol Tak Serius Tangani Rasisme
BolaSkor - Sabtu, 24 Mei 2014
- #Diskriminasi
- #Stadion El Madrigal
- #Fifa
- #Rasisme
- #Federasi Sepak Bola Spanyol
- #Federasi Sepak Bola Italia
- #Mario Balotelli
- #Wakil Presiden FIFA
- #Jeffrey Webb
- #Dani Alves
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 20 Juni 2026
Istvan Kovacs, Wasit yang Akan Mengenakan Seragam Spesial pada Laga Jepang vs Tunisia
Rabu, 17 Juni 2026
Presiden FIFA Puji Kehebatan Messi Usai Jadi Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia
Minggu, 14 Juni 2026
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Ditolak Masuk Amerika Serikat, Omar Artan Cetak Sejarah Jadi Wasit Afrika Pertama yang Pimpin Piala Super Eropa
Jumat, 12 Juni 2026
Kalahkan Oman dan Mozambik, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 4 Tingkat
Kamis, 11 Juni 2026
Informasi Seputar Pembukaan Piala Dunia 2026
Kamis, 11 Juni 2026
Tanggapi Kontroversi Visa Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA: Tenang Saja, Tak Usah Panik
Rabu, 10 Juni 2026
Pecahkan Rekor, Wasit Piala Dunia 2026 Akan Kantongi Rp1,7 Miliar Plus Bonus
Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: AS Diklaim Cabut Alokasi Tiket Piala Dunia untuk Suporter Iran
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026