BolaSkor.com - Dua tahun berlalu dan Manchester United kembali mentas di Liga Champions. Lawan mereka pertama adalah tim debutan, Sabah FK.
Klub dari Azerbaijan itu menyimpan cerita cinderella seiring perjalanan mereka ke fase ini, juga dengan pelatih asal Lithuania, Valdas Dambrauskas.
Red Devils akan bertindak sebagai tuan rumah di Old Trafford, Jumat (11/09) pukul 02.00 dini hari WIB.
Baca Juga:
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester United vs Sabah FK, Live SCTV?
Saya pikir mereka adalah tim yang dilatih dengan sangat baik. Anda dapat melihatnya dengan jelas dari ide dan prinsip permainan mereka,
tutur Michael Carrick, pelatih Man United soal Sabah.
"Mereka memenangi banyak laga dan bermain dengan penuh rasa percaya diri."
"Mereka memiliki koneksi yang sangat bagus dan melakukan pressing dengan baik sebagai sebuah tim."
"Jadi, kami tentu sangat menyadari apa yang kami hadapi dan tantangan yang ada," urai Carrick.
Statistik Memihak Man United

Manchester United (X/ManUtd)
Di atas kertas, sejarah kedua klub, hingga kualitas tim, Man United jauh diunggulkan atas Sabah FK.
Akan tapi inkonsistensi performa Man United menjadi kekhawatiran karena sejauh ini mereka sudah kalah, menang, dan imbang sekali.
Selain dari status, kelebihan Man United ada pada statistik kendati baru pertama kali menghadapi lawan dari Azerbaijan.
Pada turnamen besar Eropa, tim-tim Inggris tak pernah kalah melawan tim dari Azerbaijan pada 11 pertemuan (10 kali menang, sekali imbang).
Baca Juga:
Prediksi dan Link Streaming Manchester United vs Sabah FK: Mangsa Empuk untuk Setan Merah
Dua pemain Man United, Marcus Rashford dan Bruno Fernandes, juga punya catatan impresif di Liga Champions.
Rashford telah terlibat pada 25 gol dari 48 laga Liga Champions, menorehkan 17 gol dan delapan assists - meski faktanya itu kombinasi laga dengan Aston Villa dan Barcelona.
Fernandes, sementara itu, terlibat 15 gol dari 19 laga Liga Champions dengan catatan enam gol dan sembilan assists.
Satu-satunya catatan minus adalah Man United tak memenangi laga pertama mereka pada empat laga terakhir di kompetisi Eropa, pada empat edisi terakhir: sekali imbang dan tiga kalah.