BolaSkor.com – Legenda Manchester United, Eric Cantona, memberikan kritik tajam terhadap salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, terkait komentar kontroversialnya mengenai isu imigrasi di Inggris.
Ratcliffe menuai kecaman luas setelah menyatakan dalam sebuah wawancara, dengan BBC, bahwa Inggris mengalami penurunan karena tidak ada pihak yang cukup tegas dalam menangani masalah imigrasi.
Baca Juga:
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Meskipun Ratcliffe pernah menyebut Cantona sebagai pemain favorit sepanjang masanya di Old Trafford, legenda asal Prancis secara tegas menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pandangan politik sang miliarder.
Saat ditanya oleh suporter Setan Merah, Pete Boyle, di saluran TikTok miliknya mengenai apakah Cantona bersedia bergabung jika Ratcliffe memimpin pada era 1990-an, ia memberikan jawaban menohok.
Sepak Bola Dibangun dari Gelombang Imigrasi
Tidak, tentu saja tidak (gabung Man United di era Ratcliffe),
tegas Cantona.
"Anda tahu apa yang saya pikirkan tentang semua ini, dengan politik seperti ini, dan saya tidak dapat memahami bagaimana seseorang seperti ini dapat mengatakan hal semacam itu ketika dia adalah salah satu pemilik klub."
Pria yang diboyong Man United dari Leeds United pada tahun 1992 tersebut menilai, bahwa dunia sepak bola modern tidak pernah bisa dipisahkan dari kontribusi besar para imigran dari berbagai penjuru dunia.
Baca Juga:
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Sepak bola adalah olahraga yang sangat populer. Sepak bola dibangun - semua pemain terhebat berasal dari berbagai gelombang imigrasi.
"Di mana-mana, di Prancis, di Inggris, di mana-mana," ujar sosok yang mempersembahkan empat gelar Premier League tersebut.
Cantona juga mencontohkan kondisi di negara asalnya sebagai bukti nyata keberagaman dalam olahraga.
"Di Prancis misalnya, pemain-pemain terhebat di Prancis, mereka semua berasal dari berbagai gelombang imigrasi," pungkas Cantona.