Spurs tertinggal tiga gol lebih dulu melalui Mateja Vydra, Chris Brunt, dan Stephane Sessegnon. Ketiga gol balasan Spurs masing-masing diciptakan melalui bunuh diri Jonas Olsson, tandukan Harry Kane, dan sepakan Christian Eriksen. Kekalahan ini sementara tak merubah posisi Spurs di peringkat kelima dengan 60 angka. Namun, Spurs berpeluang disalip Manchester United yang berselisih tiga angka dibawahnya. Tottenham Hotspur melawat ke markas West Bromwich Albion, Stadion The Hawthorns, pada pekan ke-34 Liga Inggris, Sabtu (12/4) malam WIB. West Brom tercatat baru dua kali mengalahkan Tottenham, yakni pada 28 Desember 2005 dan 2008. Spurs menggunakan skema yang tak biasa di pertandingan ini. Pelatih Tim Sherwood menurunkan formasi 4-4-2 dengan duat Emmanuel Adebayor dan Harry Kane di lini depan. Sementara, West Brom mengandalkan duet Matej Vydra da Stephane Sessegnon dalam skema yang sama. Blunder lini pertahanan Spurs harus dibayar mahal. Laga belum menginjak semenit, WBA sudah berhasil menjebol jala Hugo Lloris. Amalfitano mengirimkan umpan silang datar dan disambut sontekan Matej Vydra. 1-0 WBA memimpin. Empat menit berselang, blunder lini belakang Spurs kembali berbuah gol bagi WBA. Sapuan bek Tottenham jatuh di kaki Chris Brunt dan disambut oleh tembakan first time keras ke pojok kiri gawang. 2-0 WBA inggul. Spurs mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-16. Danny Rose dijatuhkan Reid di dalam kotak terlarang. Adebayor maju sebagai algojo. Namun, sepakan pemain berkebangsaan Togo itu terlalu lemah dan dengan mudah diselamatkan kiper Ben Foster. WBA menjauh 3-0 pada menit ke-31. Melalui serangan balik cepat, Sessegnon berhasil menang adu fisik melawan Chriches dan dengan mudah menaklukkan kiper Lloris dalam situasi satu lawan satu. Spurs berhasil memperkecil ketertinggalannya di menit ke-34. Lennon bermaksud mengirimkan umpan silang datar ke dalam kotak penalti. Olsson melakukan sliding untuk membuang bola. Namun, bola justru masuk ke dalam gawang sendiri. Skor berubah menjadi 3-1 dan bertahan hingga pertandingan usai. Tottenham Hotspur berupaya keras meningkatkan intensitas serangannya di babak kedua untuk mengejar defisit dua gol di babak pertama. Spurs memfokuskan serangannya melalui sisi sayap. Danny Rose melepas tembakan jarak jauh di menit ke-52. Namun, bola mampu ditepis kiper Ben Foster. Terus menyerang, gol yang ditunggu Spurs akhirnya hadir di menit ke-70. Aaron Lennon mengirim umpan silang dari sisi kiri pertahanan WBA, Harry Kane yang tak terkawal menyundul bola ke pojok kiri gawang. Skor berubah menjadi 3-2. Tim Sherwood melakukan usaha untuk menambah tajam lini penyerangan timnya. Dia pun kemudian memasukkan Gylfi Sigurdsson pada menit ke-78 menggantikan Nacer Chadli. Masuknya pemain asal Islandia itu membuat pola serangan Spurs dari sisi sayap menjadi lebih tajam. Babak kedua mutlak menjadi milik Spurs dengan penguasaan bola mencapai 69 persen. Gol penyama kedudukan Spurs akhirnya tercipta di masa perpanjangan waktu. Christian Eriksen menahan bola dan kemudian melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang melewati tiga pemain bertahan WBA. Skor 3-3 bertahan hingga laga usai. Susunan Pemain: West Bromwich Albion: Foster; Reid, McAuley, Olsson, Ridgewell; Amalfitano, Mulumbu, Brunt, Dorrans; Sessegnon; Vydra. Tottenham Hotspur: Lloris; Naughton, Chiriches, Kaboul, Rose; Lennon, Chadli, Paulinho, Eriksen; Adebayor, Kane
Ditahan Imbang WBA, Tottenham Hotspur Rawan Disalip MU
BolaSkor - Sabtu, 12 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 15 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Liverpool vs Tottenham, Live di Mana?
Minggu, 13 September 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Nyaris Kalah, Tottenham Lupa Caranya Mencetak Gol
Kamis, 10 September 2026
Gelar Juara Premier League Chelsea Musim 2016-2017 Seharusnya Dicabut, Diberikan kepada Tottenham Hotspur
Selasa, 08 September 2026
Paradoks Bernama Randal Kolo Muani
Kamis, 03 September 2026
7 Transfer Pemain yang Menjadi Pembeda bagi Klub dalam Sejarah Premier League
Kamis, 03 September 2026
10 Transfer Pemain Italia Termahal pada Bursa Transfer Musim Panas 2026
Selasa, 01 September 2026
Jadwal Liga Champions dan Carabao Cup Bentrok, UEFA Kena Semprot
Selasa, 01 September 2026
Eksodus Pemain Chelsea: Mudryk dan Adarabioyo Gabung Tottenham, Sanchez Hengkang ke Como
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jadwal Siaran Bola Gratis Akhir Pekan Ini, Termasuk Laga Manchester United
Kamis, 27 Agustus 2026
Hasil Undian Putaran Tiga Piala Liga: Laga Sulit Menanti Liverpool dan Manchester United
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026