Pujian Direktur The Royal Blues ini memang didasari oleh pencapaian Dortmund yang luar biasa, tim Kuning Hitam mampu menjuarai Bundesliga dua tahun berturut periode 2010-2011 dan 2011-2012. Die Borussien juga meraih juara DFB Pokal di tahun 2011-2012, selain itu Dortmund juga mampu masuk ke partai final Liga Champions musim 2012-2013 dan kembali berhadapan dengan rival utamanya Bayern Muenchen. "Kami mengangkat topi atas prestasti mereka. Kami cukup memberi mereka respek atas pencapaian tersebut. Mereka memenangi dua gelar Bundesliga, sebiji trofi DFB-Pokal, dan mampu menembus final Liga Champions,” ujar Heldt. Sejuta pujian memang dilontarkan oleh Heldt buat Dortmund, tapi bukan berarti sang direktur tak membela timnya. Heldt juga menyatakan tak akan terus menerus memberikan pujian pada rivalnya di Derby Ruhr tersebut, karena menurutnya tim yang dipimpinnya tak kalah kualitas dibanding Dortmund. Meski belum bisa dikatakan sebagai pesaing utama Muenchen namun anak asuh Jens Keller sempat mematahkan Dominasi Bayern di ajang DFB Pokal musim 2010-2011, Schalke juga menembus semifinal di musim yang sama. "Kami sebenarnya selevel dengan Dortmund dalam beberapa aspek, tapi tidak semuanya. Saya adalah petinggi Schalke dan saya tidak akan terus-terusan memuji klub lain dan membuat Schalke seperti klub kecil. Dan pujian itu tidak lantas menjadikan kami mendapat hasil buruk dalam beberapa tahun terakhir. Kami menjuarai DFB-Pokal pada 2011 dan juga mencapai semi final Liga Champions," pungkas Heldt.
Direktur Schalke: Schalke Tak Kalah Dari Dortmund
BolaSkor - Senin, 10 Februari 2014
- #Liga Champions
- #Juergen Klopp
- #Partai Final Liga Champions
- #DFB Pokal
- #Semi Final Liga Champions
- #Liga Jerman
- #Klaas-Jan Huntelaar
- #Bayern Muenchen
- #Schalke 04
- #Bundesliga
- #Borussia Dortmund
- #Jens Keller
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 24 Oktober 2026
Pingsan Saat Sesi Latihan, Vincent Kompany Dilarikan ke Rumah Sakit
Jumat, 23 Oktober 2026
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Kamis, 22 Oktober 2026
Legenda Manchester United Jujur, Sebut Como Buat Setan Merah Tak Berdaya
Kamis, 22 Oktober 2026
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Kamis, 22 Oktober 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Real Madrid vs RB Leipzig: Los Blancos Sempurna
Kamis, 22 Oktober 2026
Hasil Liga Champions: Arsenal Tahan Bayern Munchen, Madrid dan Inter Tambah Tiga Poin
Rabu, 21 Oktober 2026
Kalah dari PSG, Barcelona Justru Kian Termotivasi Jelang El Clasico
Rabu, 21 Oktober 2026
Musim Telah Berakhir karena Cedera, Khvicha Kvaratskhelia Kirim Pesan Emosional
Rabu, 21 Oktober 2026
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Rabu, 21 Oktober 2026
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026