Laga berlangsung sangat sengit di sepanjang interval pertama. Meski begitu, Prancis terlihat lebih mendominasi jalannya pertandingan. Terbukti dengan banyaknya peluang yang diciptakan Ayam Jantan melalui trio penyerang Griezmann, Benzema dan Valbuena. Sementara itu, Honduras tercatat hanya sanggup memiliki dua kesempatan melalui Palacios dan Figueroa, itupun tidak mengarah ke gawang. Selain itu, paruh pertama juga diwarnai dengan insiden keributan antar pemain ketika Pogba dilanggar Palacios pada menit 26. Kemudian dua menit sebelum laga usai, Palacios harus diusir wasit Sandro Meira Ricci akibat secara sengaja mendorong Pogba di area penalti. Prancis unggul 1-0 di babak pertama berkat eksekusi Benzema dari titik putih. Selepas turun minum, Tim Ayam Jantan, yang unggul jumlah pemain, semakin giat dalam melancarkan serangan. Teknologi garis gawang akhirnya menunjukkan taji di laga ini saat upaya Benzema kala menyambut umpan Yohan Cabaye berbuah gol. Memasuki kotak penalti di sisi kiri, penyerang Real Madrid itu melepaskan tembakan ke arang tiang jauh. Bola menerpa tiang gawang namun kemudian bergerak mengenai penjaga gawang Honduras, Valladares, yang membuat bola berbelok arah ke dalam gawang sehingga menghasilkan gol bunuh diri. Valladares sempat menyelamatkan bola yang baru bergulir tipis melewati garis gawang. Wasit yang terhalang pandangannya mendapat bantuan dari sang teknologi baru itu dan mengesahkan gol untuk Prancis. Dalam tayangan ulan pun jelas bola telah melewati garis gawang. Menit 55, Benzema berpeluang membukukan gol keduanya di laga ini. Pemain 26 tahun itu melepaskan sepakan keras ke arah gawang usai menyambut umpan silang Griezmann. Beruntung kali ini Valladares sigap dalam menghalau bola. Upaya Benzema berikutnya berbuah manis kala berhasil memanfaatkan bola liar hasil sepakan Mathieu Debuchy pada menit 72. Tanpa kesalahan, Benzema menaklukkan Valladares dengan sepakan keras ke arah pojok kanan gawang dari dalam kotak penalti. Hingga penghujung laga, tak ada gol lagi tercipta. Berkat hasil ini, Prancis menempati peringkat teratas klasemen Grup E dengan torehan angka tiga. Disusul Swis di peringkat dua berbekal tiga poin berkat kemenangan tipis 2-1 atas Ekuador. Susunan pemain Prancis (4-3-3): Lloris; Debuchy, Varane, Sakho, Evra; Cabaye (Mavuba 65’), Matuidi, Pogba (Sissoko 57’); Valbuena (Valbuena 78’), Benzema, Griezmann Honduras (4-3-3): Valladares; Izaguirre, Figueroa, Bernardez (Chavez 45’), Beckeles; Palacios, Najar (Claros 58’), Espinoza; Chavez, Bengtson (Garcia 45’), Costly
Benzema Gemilang, Prancis Sikat Honduras Grup E
BolaSkor - Minggu, 15 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Sabtu, 03 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Prancis vs Italia, Live Sebentar Lagi
Jumat, 02 Oktober 2026
Prancis vs Italia, Zidane Kenang Tandukan Kepala ke Materazzi
Selasa, 29 September 2026
Italia Menang Telak di Turki, Mancini Langsung Alihkan Fokus ke Laga Melawan Prancis
Selasa, 29 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Italia Pesta Gol, Prancis Menang Dramatis
Senin, 28 September 2026
Berikut Cara Menonton serta Jadwal Live Streaming Belgia vs Prancis
Senin, 28 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Belgia vs Prancis: Momentum di Era Baru Van Bommel dan Zidane
Sabtu, 26 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Italia Dipermalukan di Kandang, Prancis Menang Tipis
Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Selasa, 22 September 2026
Bisa Ditonton Gratis di Televisi Nasional, Berikut Jadwal UEFA Nations League Pekan Ini
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026