Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha

Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Aksi Lucas da Cunha kontra Italia (Foto: Le Dauphine Libere)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Debut kandang Zinedine Zidane sebagai pelatih timnas Prancis saat berhadapan dengan Italia berakhir imbang 1-1 pada ajang UEFA Nations League.

Hasil tersebut diwarnai momen kurang menguntungkan ketika gelandang Como, Lucas da Cunha, kehilangan bola yang berujung gol Alessandro Bastoni.

Meski demikian, penilaian terhadap Da Cunha tidak boleh hanya didasari oleh satu kesalahan sesaat.

Baca Juga:

Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI

Lini tengah Les Bleus justru dinilai perlu dibangun mengelilingi pemain berusia 25 tahun tersebut.

Da Cunha, pemain Como, menjadi kepingan pelengkap puzzle lini tengah Prancis dengan gaya bermainnya yang unik.

Tetap Gemilang di Luar Satu Kesalahan

Zinedine Zidane dan Lucas da Cunha (Foto: @THE_SCORELINE_X)

Langkah Da Cunha saat kehilangan bola sebenarnya tak lepas dari umpan Adrien Rabiot yang menempatkannya dalam posisi berbahaya.

Di luar momen tersebut, penampilan Da Cunha sepanjang laga sejatinya sangat mengesankan dalam menjaga ritme permainan Prancis.

Baca Juga:

Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions

Gelandang berusia 25 tahun itu mencatatkan 85 umpan sukses dengan akurasi mencapai 96,5 persen. Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di antara para pemain yang tampil di Stade de France.

Selain mahir mengalirkan bola, Da Cunha juga menjadi pemain yang paling banyak menciptakan peluang pada laga tersebut dengan torehan empat kreasi umpan matang.

Transformasi di Bawah Cesc Fabregas

Lucas da Cunha (Foto: Yahoo Sports)

Lompatan karier Da Cunha tidak lepas dari tangan dingin Cesc Fabregas di Como.

Didatangkan dari Nice pada 2023 sebagai pemain sayap di Serie B, Fabregas melihat potensi besar dalam diri Da Cunha untuk digeser ke posisi gelandang tengah.

Perubahan posisi tersebut terbukti sukses besar hingga membuatnya dipercaya menjadi kapten tim dan menembus skuad utama timnas Prancis.

Da Cunha pun mengakui peran vital sang pelatih dalam perkembangan kariernya. "Fabregas jelas memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan saya," ujar Da Cunha.

"Saya datang sebagai pemain sayap di Serie B saat kami berjuang menghindari degradasi, dan sekarang saya bermain di Liga Champions, dipanggil ke skuad Prancis, serta pindah ke lini tengah karena dia melihat potensi dalam diri saya," lanjutnya.

Pengatur Tempo dan Gelandang Press Resistance (Tahan Tekanan)

Lucas da Cunha (Foto: Getty Images)

Di bawah asuhan Fabregas, kemampuan Da Cunha dalam mengontrol jalannya pertandingan terus meningkat pesat.

Musim ini ia rata-rata melepaskan 81,2 umpan per 90 menit dengan tingkat akurasi mencapai 94 persen di Serie A.

Kelebihan utama Da Cunha berada pada ketahanannya saat menerima tekanan lawan. Ia sangat jarang kehilangan bola, bahkan belum pernah berhasil direbut bolanya oleh lawan di Serie A musim ini.

Kemampuan luar biasa dalam menjaga penguasaan bola inilah yang membuat Como mampu tampil mendominasi permainan di kompetisi domestik.

Sosok Jangkar Jangka Panjang Les Bleus

Karakter permainan Da Cunha sangat dibutuhkan oleh Prancis di bawah arahan Zidane yang mengandalkan dominasi penguasaan bola.

Kehadiran gelandang yang berani menerima bola, khususnya di situasi sulit, menjadi kunci agar skema membangun serangan dari lini belakang dapat berjalan lancar.

Kesalahan yang terjadi, saat melawan Italia, tidak semata-mata mengurangi kualitas Da Cunha di sepanjang laga.

Dengan kemampuan bertahan dari tekanan lawan serta visi bermain yang matang, Zidane dinilai perlu melihat gambaran besar dan menjadikan bintang Como ini sebagai poros utama lini tengah Prancis ke depannya.

Trivia Sepak Bola Sosok Prancis Timnas Prancis Como Como 1907 Lucas Da Cunha

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Wayne Rooney mengkritik skuad Manchester United usai kalah 1-4 dari Como. Ia menyoroti sikap egois pemain dan kurangnya tanggung jawab.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Liga Champions
Legenda Manchester United Jujur, Sebut Como Buat Setan Merah Tak Berdaya
Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, memberikan pujian tinggi kepada Como usai kemenagan telak atas Setan Merah 4-1.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 22 Oktober 2026
Legenda Manchester United Jujur, Sebut Como Buat Setan Merah Tak Berdaya
Liga Champions
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Manchester United dipermalukan Como 1-4 di Liga Champions 2026/2027. Michael Carrick minta maaf, Setan Merah tanpa kemenangan dalam 7 laga!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Ragam
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Real Madrid vs RB Leipzig di Liga Champions 22 Oktober 2026. Simak jadwal, lokasi pertandingan, kondisi tim, duel Mbappe-Nkunku, dan siaran langsung Vidio.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Ragam
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Bayern Munchen vs Arsenal tersaji pada pekan ketiga Liga Champions 2026-2027. Simak 5 hal menarik, rekor pertemuan, Harry Kane, dan Bukayo Saka.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Liga Champions
Cesc Fabregas Jawab Isu Latih Manchester United
Cesc Fabregas menepis rumor menjadi pelatih Manchester United pengganti Michael Carrick. Simak pernyataan tegas pelatih Como jelang laga kontra MU.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Cesc Fabregas Jawab Isu Latih Manchester United
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Como vs Man United dan Bayern vs Arsenal Disiarkan TV
Jadwal Liga Champions malam ini, 21-22 Oktober 2026, menghadirkan Como vs Manchester United dan Bayern Munchen vs Arsenal. Cek jam tayang, daftar pertandingan, dan informasi siaran langsungnya di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Como vs Man United dan Bayern vs Arsenal Disiarkan TV
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Como, Cek Live di Sini!
Inter Milan vs Shakhtar Donetsk tayang di mana? Nerazzurri mengincar kebangkitan setelah kalah dalam dua laga awal Liga Champions 2026/2027. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Como, Cek Live di Sini!
Liga Champions
Prediksi Skor Como vs Manchester United Versi Superkomputer: Setan Merah Bukan Unggulan
Superkomputer Opta memprediksi Como lebih berpeluang menang atas Manchester United di Liga Champions 2026/2027. Simak persentase kemenangan, prediksi skor, dan peluang Setan Merah!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Prediksi Skor Como vs Manchester United Versi Superkomputer: Setan Merah Bukan Unggulan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Como vs Manchester United, Live Gratis di SCTV
Como vs Manchester United tayang di mana? Simak jadwal Liga Champions 2026/2027, prediksi susunan pemain, kondisi tim, dan link live streaming Como vs Man United di Vidio!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Como vs Manchester United, Live Gratis di SCTV
Bagikan