Suarez dihukum FIFA berupa larangan bermain di sembilan pertandingan internasional ditambah denda 82.227 euro (sekitar Rp 1,3 miliar). Hukuman itu dijatuhkan setelah Suarez menggigit bahu bek Italia Giorgio Chiellini pada laga terakhir penyisihan Piala Dunia 2014. Ini adalah ketiga kalinya Suarez dihukum dengan kasus yang sama. Upaya banding telah dilakukan, namun FIFA menolak banding itu, Kamis (10/7). Ironisnya, sehari setelah penolakan banding itu, Suarez justru resmi pindah dari Liverpool ke Barcelona dengan nilai transfer wah yaitu 70 juta poundsterling atau kurang lebih Rp1,4 Miliar. Pengacara Suarez, Alejandro Balbi geram dengan penolakan banding itu. Ia menilai, FIFA tidak memiliki rasa kemanusiaan sama sekali dan telah menghabisi hak-hak seorang pemain. "Keputusan ini sangat kejam, totaliter dan fasis. Hak pesepak bola telah dilanggar, dan sepak bola harus khawatir tentang itu," kata Balbi kepada Cope. "Sembilan pertandingan internasional itu sangat berlebihan. Apalagi di masa itu, Suarez juga dilarang menyaksikan pertandingan dan melakukan kegiatan dalam kaitan sepak bola. Jelas itu sangat tidak menyenangkan dan telah merenggut hak-hak seorang pemain," ungkap Balbi. "Kami yakin keadilan pasti akan datang. Kami tidak akan berhenti, kita akan pergi ke CAS dan kami akan terus mengambil jalur yuridis yang bisa kita lakukan demi keadilan tersebut," tandasnya.
Banding Ditolak FIFA, Uruguay Bawa Kasus Suarez ke CAS
BolaSkor - Jumat, 11 Juli 2014
- #Cas
- #World Cup
- #Fifa
- #Piala Dunia
- #Uruguay Bawa Kasus Suarez Ke CAS
- #Fifa Tolak Banding Suarez
- #Alejandro Balbi
- #Luis Suarez
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026