Tottenham Hotspur 0-1 Ajax: Jalan ke Final Makin Berat buat The Lilywhites

Hanya satu dari 17 tim sebelumnya yang kalah di leg pertama semifinal Liga Champions berhasil lolos ke final.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Rabu, 01 Mei 2019
Tottenham Hotspur 0-1 Ajax: Jalan ke Final Makin Berat buat The Lilywhites
Donny Van de Beek (Twitter/ChampionsLeague)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ajax Amsterdam pulang membawa hasil penting dalam lawatan ke markas Tottenham Hotspur pada leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (1/5) dini hari WIB. Pasukan muda Ajax menang tipis 1-0 berkat gol Donny Van de Beek di menit 15.

Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino, menampilkan skema 3-4-3 dengan mengandalkan Fernando Llorente, Lucas Moura, Christian Eriksen, dan Dele Alli di sektor penyerangan.

Sedangkan tim tamu arahan Erik Ten Hag tampil seperti biasa dengan pola 4-3-3. Kali ini Ajax sudah bisa diperkuat Nicolas Tagliafico yang lepas dari hukuman akumulasi kartu.

Baca juga:

Ajax Amsterdam dan Skuat Seharga 300 Juta Euro

Total Football 2.0 yang Mengubah Ajax Menjadi Pembunuh Raksasa

Donny Van de Beek
Donny Van de Beek (Twitter/ChampionsLeague)

Meski tampil di markas lawan, tim muda Ajax sangat nyaman mengusai bola. Sebaliknya, Tottenham kesulitan menghadapi garis pertahanan tinggi dari Ajax.

Saat laga berjalan 15 menit, permainan apik Ajax membuahkan hasil. Permainan satu sentuhan Ajax mampu menembus pertahanan tuan rumah dan diakhiri dengan gol yang dibuat Donny van de Beek.

Kubu Spurs menilai sudah terjadi offside sebelum terjadinya gol. Namun setelah melihat VAR, gol tetap disahkan.

Dengan gol ini, Van de Beek, 22 tahun 12 hari, menjadi pemain termuda ketiga Ajax yang membuat gol di semifinal Liga Champions.

Hingga lebih dari 20 menit bermain, penguasaan bola Ajax tercatat mencapai 70 persen. Pergerakan pemain dan aliran bola yang cair menyulitkan Tottenham. Tuan rumah pun dipaksa hanya bisa mengejar bola.

Menit 24, peluang emas kembali diciptakan Ajax. Namun kali ini usaha Van de Beek masih bisa digagalkan Hugo Lloris. Hasil bisa berbeda jika Van de Beek lebih memilih mengirim umpan kepada Tadic dibanding melepaskan sepakan.

Tottenham baru bisa mendapatkan peluang pada menit ke-26. Namun bola sundulan Fernando Llorente yang menerima umpan Christian Eriksen masih melambung.

Pada menit 32 wasit menghentikan pertandingan menyusul benturan yang melibatkan Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, dan kiper Ajax Onana. Sempat kembali bermain, Vertonghen yang terluka di kepala akhirnya ditarik dan harus dipapah keluar lapangan dengan kemungkinan gegar otak.

Di ujung babak pertama, tuan rumah membuang dua kesempatan beruntun. Peluang pertama saat bola sundulan Toby Alderweireld yang hanya tipis di atas mistar. Beberapa saat kemudian giliran sepakan keras Sissoko yang gagal menemui sasaran. Hingga paruh pertama berakhir, Ajax unggul sementara 1-0.

Setelah sepanjang babak pertama dibuat tak berkutik oleh Ajax, tuan rumah mencoba langsung menggebrak sejak awal. Usaha yang sempat mengencam meski akhirnya masih bisa dibendung. Selang beberapa saat, Ajax balas mengancam lewat sepakan Tagliafico. Namun bola masih melenceng di sisi kiri gawang Lloris.

Permainan direct Spurs mulai bisa menggoyahkan pertahanan Ajax. Pada menit 55, kans didapat tuan rumah. Namun lagi-lagi bola sundulan masih melambung, kali ini dari Dele Alli.

Meskipun mulai mengambil alih kendali permainan, tim asuhan Pochettino masih belum berhasil mendapatkan gol penyama. Usaha mereka selalu patah atau gagal mencapai target.

Banyak menekan, gawang Spurs justru nyaris kembali jebol. Lewat serangan balik cepat kerja sama Tadic dengan Neres sejatinya menggandakan keunggulan Ajax jika bola sepakan Neres tak menghantam tiang gawang di menit 78.

Walau terus berusaha memburu, Tottenham gagal mendapatkan gol penyama. Alhasil, hingga wasit mengakhiri pertandingan, gol Van de Beek bagi Ajax menjadi satu-satunya yang tercipta.

Hasil ini membuat tugas Spurs meraih tiket semifinal semakin berat. Pasalnya jika melihat sejarah, hanya satu dari 17 tim sebelumnya yang kalah di leg pertama semifinal Liga Champions berhasil lolos ke final.


Susunan Pemain

Tottenham (3-4-3): Hugo Lloris; Kieran Trippier, Davinson Sanchez, Toby Alderweireld (Moussa Sissoko 39'), Jan Vertonghen, Danny Rose; Victor Wanyama, Christian Eriksen, Dele Alli; Lucas Moura, Fernando Llorente
Pelatih: Maurico Pochettino

Ajax (4-3-3): Andre Onana; Joel Veltman, Matthijs De Ligt, Daley Blind, Nicolas Tagliafico; Lasse Schone (Mazraoui 65), Frenkie De Jong; Hakim Ziyech, Donny Van de Beek, David Neres; Dusan Tadic.
Pelatih: Erik ten Hag

Liga Champions Ajax Amsterdam Tottenham Hotspur
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

10.869

Berita Terkait

Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Ragam
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Luis Enrique menjadi pelatih kelima yang mengangkat trofi Piala/Liga Champions tiga kali.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan