Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan

Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
PSG vs Arsenal (Foto: UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Paris Saint-Germain (PSG) mengikuti jejak Real Madrid sebagai juara bertahan yang mempertahankan titel Liga Champions.

Di final yang dimainkan di Puskas Arena, Sabtu (30/05) malam WIB, PSG menang adu penalti 4-3 atas Arsenal setelah laga imbang 1-1 di waktu normal.

Pertandingan berjalan satu arah yang dapat dilihat dengan 72 persen penguasaan bola PSG, total melepaskan 19 tendangan (empat tepat sasaran).

Baca Juga:

Hasil Final Liga Champions: Tekuk Arsenal Lewat Adu Penalti, PSG Kembali Juara

Lirik dan Makna The Angel (North London Forever), Lagu yang Menggema jika Arsenal Juara Liga Champions

Prediksi 3 Pandit dan 1 Pemain Top Eropa soal Final Liga Champions PSG vs Arsenal

Arsenal hanya memiliki 28 persen penguasaan bola serta melepaskan lima tendangan, satu tepat sasaran. Pada akhirnya, Arsenal urung mengakhiri penantian titel Eropa pertama mereka.

Permainan Bertahan Arsenal

Salah satu fans Arsenal, Eddi Brokoli, melihat Arsenal telah bermain bagus dan terorganisir dalam menghadapi PSG dengan permainan ofensif serta mengandalkan penguasaan bola yang bagus.

Eddi melihat hal positif dari Arsenal yang menepis prediksi akan dibantai oleh PSG di final, hingga laga harus ditentukan di adu penalti dan di fase itu, peluang kedua tim sama kuat untuk jadi juara.

Eddi Brokoli (Foto: Arief Hadi Purwono/BolaSkor.com)

"Hal positif karena semua orang bilang, kita (Arsenal) bakal dibantai PSG yang sangat jago menyerang tapi kan kita memang jago bertahan di Liga Champions, dan terbukti 72-28 (penguasaan bola), 11 corner PSG tidak menghasilkan apa-apa," tutur Eddi di acara nobar final Liga Champions di Velodrome.

"Satu-satunya gol PSG dihasilkan dari penalti, ya udah bagus banget ketika hasilnya harus ditentukan dari adu penalti, itu memang tos-tosan, ya sudah."

Eddi juga melihat tidak mudah untuk Arsenal keluar dan bermain menyerang, melawan PSG arahan Luis Enrique yang sangat bagus dalam permainan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Eddi juga menyindir haters Arsenal yang mengkritik permainan Arsenal terlalu mengandalkan situasi bola mati (set piece).

"Set piece kan datangnya dari serangan, enggak mungkin dari bertahan ya kan? Tadi, PSG 11 corner, datangnya darimana? Dari serangan," tegas Eddi.

"Jadi ya Justinus Lhaksana, temen gue itu, dia bilang Arsenal beruntung doang mainnya cuma andelin set piece."

"Bukan cuman, set piece datengnya dari serangan, Arsenal jago mengonversi set piece menjadi gol, tidak seperti PSG barusan, dapet 11 corner ga ada satu pun yang berbuah gol."

Jadi bukan cuman andelin set piece, ketika musuh lo low block seperti Arsenal barusan, karena PSG gila serangannya, enam di depan itu mau gimana, ya lo harus main bertahan, mau gimana lagi? Lo terbuka ya kelar.

"Nah dengan lawan low block, lo nyerang terus lo dapat set piece. Arsenal bukan cuma mengandalkan set piece, tapi juga bisa mengonversi set piece menjadi gol," urainya.

Arsenal Mikel Arteta PSG Liga Champions

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Arsenal Menang, Mikel Arteta Malah Bahas Penalti 'Judo' Arsenal
Arsenal menang 2-0 atas Sunderland, tetapi Mikel Arteta murka soal penalti tuan rumah yang disebutnya seperti bantingan judo.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Arsenal Menang, Mikel Arteta Malah Bahas Penalti 'Judo' Arsenal
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Arsenal Menang Tipis, Real Madrid Mengamuk
Arsenal ke puncak Premier League usai menang 2-0 atas Sunderland. Real Madrid kembali ke jalur kemenangan dengan menumbangkan Rayo Vallecano 4-1.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 13 September 2026
Hasil Pertandingan: Arsenal Menang Tipis, Real Madrid Mengamuk
Inggris
Berkaca dari Pengalaman Musim Lalu, Arsenal Pantang Remehkan Sunderland
Mikel Arteta mengingatkan Arsenal agar tidak meremehkan Sunderland setelah kehilangan poin di Stadium of Light pada musim lalu.
Arief Hadi - Sabtu, 12 September 2026
Berkaca dari Pengalaman Musim Lalu, Arsenal Pantang Remehkan Sunderland
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Sunderland vs Arsenal: Misi The Gunners Lanjutkan Tren Positif
Berikut prediksi skor, head to head, prakiraan susunan pemain, dan link live streaming Sunderland vs Arsenal di Stadium of light, Minggu (13/9) pukul 02.00 WIB.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 12 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Sunderland vs Arsenal: Misi The Gunners Lanjutkan Tren Positif
Italia
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Presiden Como Mirwan Suwarso sebut Cesc Fabregas seperti Johan Cruyff usai bawa I Lariani menang telak di debut UCL.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Liga Champions
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Como langsung bikin geger Liga Champions! Menang telak 4-1 atas RB Leipzig, mereka menjadi satu-satunya debutan yang meraih tiga poin pada matchday 1.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Liga Champions
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Manchester United mengawali Liga Champions dengan kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK. Benjamin Sesko girang, tetapi langsung mengingatkan soal Derby Manchester.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
Klasemen Liga Champions terbaru bikin penasaran! Man United dan Como masuk papan atas setelah pesta gol, PSG masih menjadi pemuncak
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Gila! Manchester United, Como, dan Bayern Munchen sama-sama meraih kemenangan telak di Liga Champions. Cek hasil lengkap dan skor pertandingan tadi malam.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Jadwal
Cari Link Streaming Manchester United vs Sabah FK? Live Sebentar Lagi di Sini!
Cari Link Streaming Liga Champions 2026/2027 antara MU vs Sabah di Vidio? Ini informasinya.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Cari Link Streaming Manchester United vs Sabah FK? Live Sebentar Lagi di Sini!
Bagikan