BolaSkor.com - Liga Champions musim depan (2026/2027) berpotensi menghadirkan sejumlah pemain yang berasal dari negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Liga Champions baru saja merampungkan musim 2025/2026 pada akhir pekan kemarin.
Klub 'sultan' dari Prancis, Paris Saint-Germain atau PSG berhasil mempertahankan gelar juara usai menumbangkan wakil Inggris, Arsenal, lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1).
Baca Juga:
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Musim depan Liga Champions diprediksi akan semakin seru dengan kembalinya tim 'kesayangan' warganet, Manchester United.
Selain itu, Liga Champions yang akan datang juga berpotensi jadi 'panggung' besar bagi para pemain dari Asia Tenggara. Siapa saja mereka, berikut ulasannya.
1. Calvin Verdonk - Lille

Calvin Verdonk (x/LOSC_EN)
Nama pertama yang paling berpeluang ialah penggawa Timnas Indonesia yang bermain untuk Lille, Calvin Verdonk.
Les Dogues, julukan Lille, berhak tampil di Liga Champions musim depan setelah menempati peringkat tiga Ligue 1.
Lille bersama PSG dan Lens akan menjadi wakil Prancis. Adapun, Calvin Verdonk, meski tidak selalu menjadi pemain inti, jumlah penampilannya di Lille terhitung lumayan.
Musim lalu yang merupakan musim perdananya di Lille, Verdonk tampil dalam 26 pertandingan di tiga kompetisi (Ligue 1, Piala Prancis, Europa League) dengan menorehkan satu assist.
2. Emil Audero Mulyadi - Como

Emil Audero (football-italia)
Satu lagi pemain Timnas Indonesia yang berpeluang mentas di Champions League musim depan, yakni Emil Audero Mulyadi.
Emil Audero akan kembali ke Como setelah masa peminjamannya di Cremonese berakhir seiring rampungnya Serie A musim 2025/2026.
Como menjadi satu dari empat tim Serie A, selain Inter, Napoli, dan AS Roma, yang akan berlaga di Liga Champions.
Namun, peluang Emil Audero tidak sebesar Calvin Verdonk. Sampai tulisan ini dibuat, belum ada kepastian apakah Emil akan menjadi bagian dari Como pada musim depan atau kembali dipinjamkan ke tim lain.
3. Erawan Garnier - RC Lens
Gelandang Timnas Thailand, Erawan Garnier, termasuk ke dalam daftar ini. Garnier yang lahir di Ecully, Prancis, 5 Januari 2006 (20 tahun), mengawali karier sepak bolanya di Lyon.
Erawan Garnier berhasil promosi ke Lyon B pada Juli 2024. Setahun berselang, atau pada 24 Oktober 2025, ia direkrut Lens yang musim depan berlaga di Liga Champions.
Di usia yang masih muda, Erawan Garnier harus berjuang keras menembus skuad utama Lens. Musim lalu, Erawan hanya bermain satu kali.
Jika bisa menunjukkan potensinya, bukan hal mustahil apabila sang pelatih, Pierre Sage, memberikannya kesempatan.
4. Paul Tabinas - Dinamo Zagreb
Nama terakhir yang ada dalam daftar ini adalah penggawa Timnas Filipina, Paul Tabinas. Pemain 23 tahun itu bermain untuk tim Kroasia, Dinamo Zagreb.
Paul Tabinas didatangkan Dinamo Zagreb pada transfer musim dingin 2026 dari NK Vukovar 1991. Bergabung dari pertengahan musim, Paul Tabinas mencatatkan 12 penampilan di dua kompetisi dengan torehan dua assist.
Namun, Paul Tabinas bersama klubnya, Dinamo Zagreb, harus berjuang dari babak play-off untuk berlaga di Liga Champions musim depan.