BolaSkor.com - Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Kvaratskhelia menjadi ancaman konstan dalam upaya PSG mempertahankan gelar dengan sepuluh gol dan enam assist dari 16 pertandingan.
PSG bangkit dari ketertinggalan satu gol melawan Arsenal pada laga final untuk menyamakan kedudukan melalui titik penalti pada menit ke-65 setelah Kvaratskhelia dijatuhkan di dalam kotak penalti dan Ousmane Dembele berhasil mengeksekusi penalti tersebut.
Baca Juga:
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan

Keduanya meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu dan berakhir 1-1, sebelum PSG keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3 melalui adu penalti.
Dewan pengamat teknis UEFA yang terdiri dari sekitar 30 tokoh sepak bola terkemuka seperti Gareth Southgate, Ole Gunnar Solskjaer, dan Rafa Benitez memberikan suara untuk penghargaan tersebut.
"Bisa dibilang penampilan terbaik Kvaratskhelia terjadi dalam kemenangan tak terlupakan 5-4 di leg pertama semifinal melawan Bayern, saat dia mencetak gol indah dengan tendangan melengkung untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sebelum menambahkan tendangan keras di babak kedua untuk melengkapi dua golnya yang gemilang," demikian pernyataan panel juri UEFA.
Kvaratskhelia juga mencetak tiga gol dalam dua leg melawan Chelsea di babak 16 besar dan satu gol lagi ke gawang Liverpool di perempat final.
Dominasi PSG

Selain Kvaratskhelia, pilar PSG lainnya seperti Marquinhos, Nuno Mendes, Vitinha, dan Ousmane Dembele turut masuk dalam Tim Terbaik UEFA.
Sementara itu, Arsenal yang tampil sebagai finalis menempatkan tiga nama, yakni David Raya, Gabriel Magalhaes, dan Declan Rice.
UEFA juga memberikan apresiasi kepada talenta muda Real Madrid, Arda Guler, yang terpilih sebagai Revelation of the Season atau pemain pendatang baru terbaik.
Rekan setimnya, Federico Valverde, memenangkan penghargaan Gol Terbaik Musim Ini berkat aksi flick dan voli spektakuler saat mencetak hattrick ke gawang Manchester City di babak 16 besar.