Liga Champions

Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions

Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Arsenal (uefa.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dua dekade lalu, terakhir kali Arsenal mencapai final Liga Champions, mereka kalah. Hasil serupa yang didapat The Gunners kali ini.

Setelah kekalahan menyakitkan melalui adu penalti melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Budapest, Sabtu (30/5), tujuan Arsenal bukan hanya untuk bangkit secepat mungkin, tetapi untuk akhirnya merebut trofi itu untuk diri mereka sendiri.

Setelah memenangkan Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun, Mikel Arteta dan timnya telah membuktikan bahwa mereka berada di jajaran elite.

Baca Juga:

Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Akui Arsenal Belum Selevel dengan PSG

Arsenal Bikin Gelar Kedua Liga Champions PSG Lebih Istimewa

Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya

Tetapi pertarungan melawan PSG juga mengungkap area yang perlu ditingkatkan The Gunners ke depannya.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan timnya dapat mengakhiri penderitaan mereka, setelah kekalahan kelima berturut-turut di final Eropa, jika mereka berevolusi dengan bijak dan cepat.

"Kami ingin mencapai level yang lebih tinggi dan kami harus menunjukkan ambisi itu karena kami lebih dari mampu melakukannya," ujar Arteta dikutip BolaSkor dari Reuters.

Itu akan menuntut ambisi yang sangat, sangat tinggi, kecepatan yang sangat cepat, dan kecerdasan yang sangat besar,

kata Arteta.

Arteta menyoroti kaliber dan kualitas PSG, terutama lini serangnya. Arteta menjadikan itu sebagai sinyal bahwa kedua tim bahkan tidak seimbang.

"Apa yang mampu mereka lakukan dengan bola, dengan aksi individu, saya belum pernah melihatnya," kata Arteta.

Sang pelatih mengisyaratkan bahwa Arsenal perlu memperkuat diri jika ingin mengatasi kekuatan dominan Eropa.

Koreksi Arah

Arsenal (uefa)

Melihat jalannya pertandingan final, ada hal mendasar yang perlu dievaluasi. Ke depan, pendekatan permainan Arsenal dirasakan harus berkembang dan meningkat.

Musim ini Arsenal sangat kuat dalam bertahan. The Gunners tidak kalah satu pun sebelum final dan hanya kebobolan tujuh gol termasuk penalti Ousmane Dembele.

Namun, di sisi lain, Arsenal juga hanya menguasai 25 persen penguasaan bola melawan PSG dan hanya satu tembakan tepat sasaran dalam 120 menit.

Arsenal tahu bahwa dengan bermain seperti musim ini, mereka bisa memenangkan Liga Champions, tetapi itu dirasa tidak mungkin.

PSG adalah satu-satunya yang ingin bermain,

kata gelandang PSG, Joao Neves.

Arsenal dinilai beruntung menghadapi Atletico Madrid dan Sporting Lisbon dalam perjalanan menuju final, dibandingkan dengan PSG yang berada di sisi undian yang lebih sulit.

Di masa depan, lawan akan menemukan cara untuk melawan bola mati Arsenal, mereka akan meniru taktik mereka. Sepak bola selalu berjalan dinamis, tidak stagnan.

"Mungkin ini tidak akan bertahan lama, sepak bola seperti ini. Tetapi hari ini saya bisa mengatakan kami adalah yang terbaik di Eropa," ujar gelandang PSG Vitinha, menyoroti bahwa bahkan timnya yang menang pun harus terus berkembang.

Hal positifnya adalah Arteta memahami hal ini.

Kami perlu berbuat lebih baik, kami harus meningkatkan diri dan menemukan hal yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang diinginkan,

kata Arteta.

Arsenal tidak membutuhkan perombakan drastis, tetapi koreksi arah beberapa derajat, agar menjadi lebih mengancam, di samping tentu saja mempertahankan kekuatan pertahanan mereka.

Arsenal Liga Champions Mikel Arteta Breaking News PSG

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Polres Bogor menegaskan pelaku pembacokan suporter Persib Bandung berinisial ARK bukan bagian dari kelompok suporter. Korban tewas usai laga kontra Garudayaksa FC.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Liga Indonesia
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Shin Tae-yong menjelaskan alasan menempatkan Rizky Ridho sebagai gelandang Persija Jakarta. Ridho pun mempelajari permainan gelandang-gelandang Eropa.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Liga Indonesia
Persija Siapkan Rotasi Besar di League Cup, Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Shin Tae-yong berencana merotasi pemain Persija Jakarta di League Cup 2026/2027. PSMS Medan dan Sumsel United menjadi dua lawan awal Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Persija Siapkan Rotasi Besar di League Cup, Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Liga Indonesia
Sedang Berlangsung, Ini Link Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory
Saksikan pertandingan Persib Bandung vs Melbourne Victory di matchday 3 Grup E ACL Two 2026/2027. Simak jadwal kick-off dan cara menonton melalui GTV serta YouTube Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Sedang Berlangsung, Ini Link Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory
Inggris
Tersingkir di Piala Liga, Karakter Arsenal Dipertanyakan
Arsenal tersingkir dari Piala Liga usai kalah adu penalti dari Fleetwood Town. Simak komentar Mikel Arteta dan kisah bersejarah klub divisi keempat itu.
Arief Hadi - Rabu, 28 Oktober 2026
Tersingkir di Piala Liga, Karakter Arsenal Dipertanyakan
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs Melbourne Victory
Persib Bandung vs Melbourne Victory, matchday 3 AFC Champions League Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (28/10), pukul 19.15 WIB, Live Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs Melbourne Victory
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Gratis Persib vs Melbourne Victory: Manfaatkan Dukungan Bobotoh
Persib Bandung vs Melbourne Victory, matchday 3 AFC Champions League Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (28/10), pukul 19.15 WIB, Live Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Gratis Persib vs Melbourne Victory: Manfaatkan Dukungan Bobotoh
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester City vs Brighton, Cek Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Manchester City vs Brighton di Carabao Cup 2026/2027, Kamis 29 Oktober pukul 02.30 WIB. Usai kalah dari Aston Villa, mampukah Man City bangkit? Cek jadwal, prediksi starting XI, head to head, dan link live streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester City vs Brighton, Cek Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Venezia vs Inter Milan, Live di ANTV?
Cara menonton dan link streaming Venezia vs Inter Milan di Serie A 2026/2027, Kamis 29 Oktober pukul 00.30 WIB. Bukan di ANTV, cek jadwal, prediksi starting XI, head to head, dan link live streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Venezia vs Inter Milan, Live di ANTV?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Genoa vs Juventus, Apakah Disiarkan ANTV?
Cara menonton dan link streaming Genoa vs Juventus di Serie A 2026/2027, Kamis 29 Oktober pukul 02.45 WIB. Juventus wajib menang demi menembus papan atas! Cek jadwal, prediksi starting XI, head to head, dan link live streaming di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Genoa vs Juventus, Apakah Disiarkan ANTV?
Bagikan