BolaSkor.com - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil menjadi juara Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun seusai membekuk Arsenal dalam laga final di Puskas Arena, Sabtu (30/5).
PSG mempertahankan titel juara setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 pada final. Laga harus ditentukan lewat tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Pelatih PSG Luis Enrique menilai sukses timnya mempertahankan gelar Liga Champions memiliki arti yang lebih besar dibandingkan musim lalu.
Baca Juga:
Juara Liga Champions Dua Tahun Beruntun, PSG Ukir Sejarah Unik
5 Klub Tersubur dalam Sejarah Liga Champions, PSG Samai Barcelona
Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Akui Arsenal Belum Selevel dengan PSG
Menurut Enrique, kemenangan atas Arsenal diraih melalui pertandingan yang sangat sulit sehingga membuat trofi tersebut terasa semakin spesial.
"Ini bahkan lebih istimewa karena kami memahami betapa sulitnya pertandingan ini sebelum dimulai. Jika melihat keseluruhan perjalanan musim, saya rasa kami memang layak mendapatkan trofi ini, meskipun final berlangsung sangat ketat," kata Luis Enrique.
Lawan Tersulit PSG
Menurut sang pelatih, keberhasilan ini sangat istimewa karena tim asuhannya mampu mengatasi perlawanan Arsenal yang dinilainya merupakan salah satu lawan tersulit.
"Saya rasa ini adalah final tingkat tinggi melawan salah satu lawan tersulit, terutama setelah kebobolan gol di sepuluh menit pertama. Rencana mereka sempurna, itu membuat kami dalam kesulitan."
"Ketika Anda menghadapi Arsenal, dengan blok pertahanan rapat mereka, kekuatan fisik mereka, dan pertahanan mereka yang luar biasa, apa yang telah kami lakukan bukanlah hal yang mudah," jelas Enrique.
"Tetapi saya rasa kami mampu mendominasi. Kami pantas mendapatkan trofi ini, kemenangan Liga Champions kedua kami."
Keberhasilan tersebut membuat PSG menjadi tim kedua yang mampu melakukannya pada era modern setelah Real Madrid.
Bagi Enrique, ini merupakan trofi Liga Champions ketiga sepanjang karier kepelatihannya. Dia kini sejajar dengan nama-nama legendaris seperti Bob Paisley, Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane.