BolaSkor.com - Rekor Barcelona dengan 45 gol pada Liga Champions 1999/2000 telah disamai oleh Paris Saint-Germain (PSG) seusai tim asuhan Luis Enrique mengalahkan Arsenal 4-3 lewat adu penalti setelah imbang 1-1 selama 120 menit pada final di Puskas Arena, Minggu (31/5) dini hari WIB.
Paris Saint-Germain menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim ini dengan 45 gol. Gol penyeimbang yang dicetak Ousmane Dembele membawa mereka unggul dua gol dari tim yang mereka kalahkan di semifinal, Bayern Munchen.
Baca Juga:
Hasil Final Liga Champions: Tekuk Arsenal Lewat Adu Penalti, PSG Kembali Juara
Juara Liga Champions Dua Tahun Beruntun, PSG Ukir Sejarah Unik
Tim Bavaria tersebut mencetak 43 gol sebelum tersingkir, menjadikan ini pertama kalinya dalam sejarah kompetisi bahwa dua klub berbeda melampaui angka 40 gol dalam satu edisi.
Berikut ini adalah tim-tim paling produktif dalam sejarah Liga Champions.
1. 1999/2000: Barcelona – 45 gol

Musim ini adalah musim pertama dari empat musim yang memiliki babak grup kedua karena jumlah tim dalam kompetisi utama diperluas dari 24 menjadi 32. Tim asuhan Louis van Gaal memainkan 16 dari 17 pertandingan yang mungkin dimainkan, kiprah mereka berakhir dengan kekalahan agregat 5-3 dari Valencia di semifinal.
Blaugrana mencetak 19 gol di babak grup pertama, 17 gol lagi di babak grup kedua, sebelum mereka mengalahkan Chelsea 6-4 secara agregat di perempat final.
Tiga belas pemain berbeda mencetak gol dengan Rivaldo (sepuluh), Patrick Kluivert (tujuh), dan Luis Enrique (enam) sebagai pencetak gol terbanyak.
2. 2025/26: PSG – 45 gol

PSG menyamai rekor Barcelona di final Budapest melawan Arsenal, pertandingan ke-17 mereka musim ini.
Mereka mencetak enam gol di semifinal melawan Bayern. Jumlah gol terbanyak mereka datang pada Matchday 3 ketika menang 7-2 di Leverkusen.
Khvicha Kvaratskhelia memimpin dengan sepuluh gol, diikuti Ousmane Dembele (delapan), Vitinha (enam) dan Desire Doue (lima).
Sepuluh gol mereka dicetak oleh pemain pengganti, memecahkan rekor Liga Champions sebelumnya yang dibuat oleh Kaiserslautern pada 1998/99.
3. 2019/20: Bayern – 43 gol

Jumlah gol Bayern dalam kemenangan Liga Champions mereka hanya berasal dari 11 pertandingan karena perempat final dan seterusnya dimainkan dalam satu pertandingan karena pandemi COVID-19, yang berarti mereka mencetak rata-rata 3,91 gol per pertandingan.
Barcelona memenangkan keenam pertandingan fase grup, 24 gol mereka mereka cetak. Tujuh gol lagi tercipta dalam dua leg melawan Chelsea di babak 16 besar.
Barcelona kemudian mencatat salah satu hasil paling luar biasa dalam sejarah kompetisi ketika mengalahkan Barcelona 8-2 di perempat final.
Robert Lewandowski mencetak 15 gol hanya dalam sepuluh pertandingan untuk memimpin perjalanan mereka menuju gelar dengan mengalahkan PSG 1-0 di final.
Serge Gnabry jadi pencetak gol terbanyak Bayern dengan sembilan gol.
4. 2024/25: Barcelona – 43 gol

Musim ini menampilkan pengenalan fase liga 36 tim, dengan setiap klub memainkan delapan pertandingan di tahap tersebut.
Barcelona memanfaatkan format baru ini dengan mencetak 28 gol di fase liga. Anak asuh Hansi Flick kemudian mengalahkan Benfica (agregat 4-1) dan Dortmund (agregat 5-3) di fase gugur sebelum kalah agregat 7-6 dari Inter di semifinal.
Raphinha menjadi pencetak gol terbanyak dengan 13 gol, terbanyak oleh pemain Brasil dalam Liga Champions.
5. 2025/26: Bayern – 43 gol

Seperti Barcelona di musim sebelumnya, Bayern mengakhiri fase liga di posisi kedua, memenangkan tujuh dari delapan pertandingan mereka dan mencetak 22 gol.
Tim asuhan Vincent Kompany meningkatkan performa di fase gugur dengan kemenangan agregat 10-2 melawan Atalanta di babak 16 besar.
Meski tampil atraktif dan produktif, langkah Bayern terhenti di semifinal usai disingkirkan PSG lewat pertarungan spektakuler.
Sebanyak 12 pencetak gol berbeda telah membantu Bayern mencapai total gol mereka, dengan 14 gol Harry Kane menjadi jumlah tertinggi yang pernah dicetak oleh pemain Inggris dalam satu edisi Liga Champions.
Luis Díaz mencetak gol dalam empat penampilan berturut-turut untuk menambah koleksi golnya menjadi tujuh, sementara Michael Olise mencetak lima.
Tim lain yang melampaui angka 40 gol
- 2013/14: Real Madrid – 41 gol
- 2017/18: Liverpool – 41 gol