Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ajax Amsterdam dan Skuat Seharga 300 Juta Euro

Ajax Amsterdam bisa mengeruk untung hingga 300 juta euro lebih jika menjual talenta-talenta berbakat dalam skuat terkini.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 25 April 2019
Ajax Amsterdam dan Skuat Seharga 300 Juta Euro
Ajax Amsterdam (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ajax Amsterdam merupakan salah satu tim kejutan Eropa musim ini dengan pencapaian mereka yang fantastis di Eropa. Memulai perjalanan Liga Champions di Kualifikasi Putaran Dua, De Godenzonen (Si Anak-anak Dewa) - julukan Ajax - kini sudah mencapai semifinal.

Ajax menyingkirkan juara bertahan tiga kali beruntun, Real Madrid, serta Juventus yang diperkuat megabintang, Cristiano Ronaldo, dalam perjalanan menuju semifinal yang terakhir dicapai pada tahun 1997. Kans mereka meraih trofi Liga Champions cukup besar.

Bukan hanya berpotensi meraih titel Liga Champions kelima dalam sejarah klub, Ajax juga dapat mengakhiri musim dengan raihan treble karena masih bertarung merebutkan titel Eredivisi dan Piala KNVB. Terakhir, Ajax meraih treble pada 1972, ketika Johan Cruyff masih bermain di sana.

Pencapaian besar Ajax musim ini tidak lepas dari ketekunan klub melanjutkan filosofi dan tradisi dalam mengembangkan pemain muda, memberikan produk akademi kesempatan bersinar di tim utama dan mengombinasikannya dengan pemain-pemain senior berpengalaman.

Baca Juga:

Total Football 2.0 yang Mengubah Ajax Menjadi Pembunuh Raksasa

Ajax 4-2 Vitesse: 160 Gol De Godenzonen dan Potensi Treble Pasca Era Johan Cruyff

Inter Terlibat Persaingan dengan Liverpool dan Barcelona dalam Upaya Merekrut Ziyech

Ajax Amsterdam

Kedatangan Daley Blind, Dusan Tadic, dan Klaas-Jan Huntelaar, memberikan pengalaman bagi pemuda-pemuda berbakat seperti David Neres, Matthijs de Ligt, Frenkie de Jong, dan Donny van de Beek. Semua diracik sempurna oleh Erik ten Hag, pelatih Ajax.

Semakin meningkat pencapaian Ajax musim ini semakin tinggi juga minat klub-klub Eropa kepada pemain dalam skuat tim musim ini. Harga awal susunan pemain awal Ajax boleh jadi hanya 50 juta euro, kini, mereka bisa mendapatkan kurang lebihnya 300 juta euro jika menjual pemain-pemain berbakat mereka.

De Jong misalnya. Gelandang berusia 21 tahun sudah akan menjadi milik Barcelona musim depan karena ia telah dibeli Januari lalu sebesar 75 juta euro, plus 11 juta euro dari variabel lainnya. Barca melihatnya sebagai kombinasi Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan Sergio Busquets.

"Dia akan menjadi bagian kunci (Barcelona). Cruyff memulai jalan yang sekarang diikuti De Jong. Kedatangannya menambah talenta, jiwa muda, dan gaya main di tim kami," ucap Josep Maria Bartomeu, Presiden Barca.

Frenkie de Jong dan Josep Maria Bartomeu

De Jong yang dapat bermain di tiga posisi lini tengah itu baru permulaan. Beberapa nama lain yang saat ini membuat Marc Overmars, Direktur Olahraga Ajax, pusing karena banyaknya penawaran yang datang adalah: De Ligt, Andre Onana, Noussair Mazraoui, Nicolas Tagliafico, David Neres, Tadic, Van de Beek, dan Hakim Ziyech.

De Ligt, Neres, dan Ziyech paling mencuri perhatian karena usia yang masih relatif muda dan bisa jadi investasi untuk masa depan yang cerah. De Ligt, 19 tahun, berposisi sebagai bek tengah dan diburu klub-klub besar Eropa.

Belum genap berumur 20 tahun De Ligt sudah menjadi kapten Ajax dan mengemas 15 caps, serta satu gol, untuk timnas Belanda. Banderolnya sendiri sudah bisa melebihi harga 80 juta euro De Jong dan berpotensi melalui rekor kompatriotnya, Virgil van Dijk, sebagai bek termahal dunia.

Sistem jual-beli dalam kebijakan transfer Ajax memang sudah bukan hal yang baru lagi. Mereka sadar sulit mempertahankan bintang-bintang muda andalan tim jika sudah tawaran datang dari klub sekaliber Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, dan Liverpool.

Overmars tentunya memikirkan dengan matang-matang siapa yang akan dijual di musim panas mendatang. Bahkan, Overmars sudah menyiapkan masa depan dengan merekrut Razvan Marin, Kik Pierie, dan mengincar wonderkid Norwegia milik Real Madrid, Martin Odegaard.

Breaking News Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt Frenkie de Jong Liga Champions Bursa transfer

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Pindah ke Kalteng, Adhyaksa FC Godok Nama Baru Jelang Super League 2026/2027
Adhyaksa FC akan mengganti nama klub setelah pindah ke Kalimantan Tengah. Tim promosi Super League 2026/2027 itu juga menggelar pemusatan latihan dan menyiapkan laga uji coba jelang musim baru.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Pindah ke Kalteng, Adhyaksa FC Godok Nama Baru Jelang Super League 2026/2027
Piala Dunia
Inter Milan Lewati Bayern Munchen, Perpanjang Rekor Selalu Punya Wakil di Final Piala Dunia Sejak 1982
Inter Milan memperpanjang rekor selalu mengirim pemain ke final Piala Dunia sejak 1982 usai Argentina mengalahkan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Bayern Munchen gagal mempertahankan catatan tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Inter Milan Lewati Bayern Munchen, Perpanjang Rekor Selalu Punya Wakil di Final Piala Dunia Sejak 1982
Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Lautaro Martinez menangis usai mencetak gol kemenangan Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak kisah emosional striker Inter Milan yang membawa La Albiceleste ke final.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Timnas
Daftar Harga dan Cara Mendapatkan Tiket 2 Laga Timnas Indonesia di Pakansari, Mulai dari Rp100 Ribu
Cek harga tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026, lengkap dengan jadwal penjualan, cara membeli tiket, serta syarat memiliki Garuda ID.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Daftar Harga dan Cara Mendapatkan Tiket 2 Laga Timnas Indonesia di Pakansari, Mulai dari Rp100 Ribu
Piala Dunia
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Albiceleste sempat tertinggal 0-1 di babak kedua sebelum akhirnya melakukan remontada atau comeback, berbalik menang 2-1.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 16 Juli 2026
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Inggris
Elkan Baggott Sampaikan Pesan Perpisahan Emosional usai Tinggalkan Ipswich Town ke Millwall
Elkan Baggott menyampaikan pesan perpisahan emosional kepada pemain, staf, dan suporter Ipswich Town setelah resmi bergabung dengan Millwall secara permanen.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Elkan Baggott Sampaikan Pesan Perpisahan Emosional usai Tinggalkan Ipswich Town ke Millwall
Inggris
Millwall Boyong Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott, Nilai Transfer Dirahasiakan
Elkan Baggott resmi bergabung dengan Millwall dari Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia berusia 23 tahun itu diyakini menjadi aset penting untuk memperkuat lini belakang klub Championship.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Millwall Boyong Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott, Nilai Transfer Dirahasiakan
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Simak cara menonton Inggris vs Argentina secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli pukul 02.00 WIB. Cek siaran langsung TVRI, link streaming resmi, statistik, head to head, dan informasi pertandingan lengkap.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Liga Indonesia
Jadwal Pertandingan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Persebaya Jadi Lawan Pertama
Persija Jakarta memulai Piala Presiden 2026 menghadapi Persebaya, lalu Port FC dan PSMS Medan. Simak jadwal lengkap, jam kick-off, serta persiapan tim asuhan Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Jadwal Pertandingan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Persebaya Jadi Lawan Pertama
Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Inggris menyerang Kepulauan Mavinas pada tahun 1982.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Bagikan