Stadion Hancur, Shaktar Dotesk Jamu Porto di Lviv

BolaSkorBolaSkor - Selasa, 30 September 2014
Stadion Hancur, Shaktar Dotesk Jamu Porto di Lviv
Stadion Hancur, Shaktar Dotesk Jamu Porto di Lviv
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Lviv - Konflik berkepanjangan yang terjadi di Ukraina, membuat juara Ukraina Shaktar Donetsk tak bisa memainkan laga kandang pertama di Donbass Arena. Shaktar akan melakukan perjalanan panjang 600 kilometer menuju Lviv di sebelah barat Ukraina untuk melakoni laga kontra FC Porto di ajang Liga Champions. Konflik yang terjadi di Ukraina menyebabkan kerusakan di setiap sudut Kota Donetsk, termasuk kerusakan parah yang dialami oleh markas besar Shaktar, Donbass Arena. Donbass Arena yang menjadi objek vital di Kota Donetsk, tak luput dari terjangan peluru dan bom pasukan separatis pro-Rusia dan tentara Ukraina pada bulan Agustus lalu. Donbass Damage Donbass Arena yang semula tampak megah, kini tampak porak poranda akibat menjadi sasaran peluru dan artileri berat kedua pihak yang bertikai. Hal ini berujung pada Shaktar Dotesk yang tak bisa menggunakan rumahnya sendiri sebagai arena pertandingan. Shaktar yang bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu FC Porto pada matchday 2 Grup H Liga Champions, sementara akan menggunakan Lviv Arena sebagai homebase. Hal ini jelas sangat memukul mental pasukan Mircea Lucescu yang harus bermain jauh dari rumahnya sendiri. Meski demikian, kapten Shaktar Donetsk Darijo Srna mengatakan jika timnya akan tetap fokus untukl bisa mencapai babak knock out Liga Champions, dan memenangkan gelar Liga Ukraina yang keenam kalinya secara beruntun. "Sangat sulit memang untuk bermain jauh dari rumah. Saat ini kami tidak mungkin untuk bermain di Donetsk karena kekhawatiran soal keamanan. Sekaramg kami hanya harus melakukan semuanya untuk fans dan menunjukan karakter kami," ujar Srna kepada BBC. Senada dengan Srna, pelatih Shaktar Mircea Lucescu juga mengatakan hal yang sama. Namun Lucescu tetap merasa optimis dan senang masih bisa menjadi tuan rumah di ajang Liga Champions meski harus melaukan perjalanan ke Lviv. Menurutnya, Lviv memiliki stadion yang tak kalah megah dan memiliki atmosfir sepak bola dari para suporter lokal. Lucescu merasa yakin jika Lviv akan menciptakan suasana pertandingan sepak bola yang baik bagi para pemainnya.Lviv Arena "Tentu saja, tak mudah untuk bermain jauh dari rumah, tapi kami merasa senang bisa menjadi tuan rumah menghadapi Porto di Lviv. Tiket sudah terjual habis, ini membuktikan jika kami bukan hanya tim untuk Kota Donetsk, tapi tim bagi seluruh Ukraina," ujar Lucescu. "Saya yakin besok kami akan memiliki tingkat dukungan yang sama seperti bermain di Donbass Arena. Arena Lviv merupakan sebuah stadion yang indah dan memiliki lapangan yang besar, fans lokal yang bergairah dan mampu menciptakan suasana sepak bola yang sempurna" imbuhnya.  
Liga Champions Shaktar Donetsk
Ditulis Oleh

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Posts

11.375

Berita Terkait

Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Ragam
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Luis Enrique menjadi pelatih kelima yang mengangkat trofi Piala/Liga Champions tiga kali.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan