Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mantan Presiden AC Milan Jadi Pendukung Juventus

Silvio Berlusconi kecewa Juventus gagal lolos ke semifinal Liga Champions.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Minggu, 15 April 2018
Mantan Presiden AC Milan Jadi Pendukung Juventus
Silvio Berlusconi. (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi, mengaku mendukung Juventus ketika bersua Real Madrid pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2017-2018, di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) WIB. Berlusconi menilai Bianconeri bermain dengan penuh determinasi.

Juventus secara dramatis harus tersingkir dari Liga Champions di tangan Los Blancos. Padahal, La Vecchia Signora tampil apik pada leg kedua dengan mambuat tuan rumah mati kutu.

Juventus seolah-olah akan memaksa Real Madrid berlaga hingga babak tambahan setelah memimpin 3-0 hingga menit ke-90. Ketiga gol Bianconeri dicetak Mario Mandzukic (2) dan Blaise Matuidi.

Sayangnya, pelanggaran Madhi Benatia kepada Lucas Vazquez di kotak terlarang menjadi awal dari petaka bagi tim tamu. Cristiano Ronaldo yang ditunjuk sebagai algojo dengan mulus malaksanakan tugasnya. Walhasil, Madrid berhak melangkah ke semifinal dengan keunggulan agregat 4-3.

Silvio Berlusconi yang juga seorang politisi mengaku menonton pertandingan tersebut. Pria 81 tahun tersebut menyayangkan Juventus gagal mengikuti langkah AS Roma yang berhasil membalikkan keadaan ketika meladeni Barcelona.

"Saya mendukung Juventus ketika melawan Real Madrid pada beberapa menit jelang pertandingan berakhir. Bianconeri menunjukkan kebanggaan luar biasa dan bisa pulang dengan kepala tegak. Sayang sekali padahal mereka sudah sangat dekat untuk meniru apa yang dilakukan AS Roma pada hari selasa," ujar Berlusconi seperti dinukil dari Calciomercato.

Silvio Berlusconi mulai bergelut dengan dunia sepak bola setelah menjadi pemilik AC Milan pada 20 Februari 1986. Pada masa kepemimpinannya, I Rossoneri berjaya dengan memenangi banyak gelar bergengsi seperti lima piala Liga Champions, delapan trofi Serie A hingga satu piala Coppa Italia.

Liga Champions

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Ragam
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Luis Enrique menjadi pelatih kelima yang mengangkat trofi Piala/Liga Champions tiga kali.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan