Bermain 10 Orang, Milan Imbangi Ajax di Babak Pertama: AC Milan vs Ajax

BolaSkorBolaSkor - Rabu, 11 Desember 2013
Bermain 10 Orang, Milan Imbangi Ajax di <!--idunk-->Babak Pertama: AC Milan vs Ajax
Bermain 10 Orang, Milan Imbangi Ajax di Babak Pertama: AC Milan vs Ajax
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Milan- Tampil di hadapan publik sendiri, stadion San Siro, AC Milan tampil gugup akibat beban harus lolos ke babak selanjutnya demi gengsi dan martabat sepak bola Italia.  Justru tim tamu Ajax Amsterdam yang tampil percaya diri dan menerapkan pressure tinggi sejak peluit pertandingan dibunyikan oleh wasit asal Inggris, Howard Webb. AC Milan menjamu Ajax Amsterdam dalam matchday terakhir Liga Champions grup H, Kamis (12/12) dini hari WIB. Laga ini merupakan laga hidup mati bagi kedua tim untuk lolos ke babak selanjutnya. Tuan rumah AC Milan hanya membutuhkan satu angka untuk memastikan diri lolos, sedangkan tiga poin penuh jadi harga mati bagi Ajax Amsterdam jika masih ingin bermain di Liga Champions di sisa musim ini. Pertandingan baru berjalan beberapa menit, gawang Rossoneri nyaris bobol, andai sundulan dari bek asal Denmark, Christian Poulsen tidak hanya membentur mistar gawang Milan yang dikawal oleh Christian Abbiati. Mengandalkan kecepatan-kecepatan anak anak muda serta umpan-umpan silang, Ajax berhasil mendominasi jalannya pertandingan babak pertama. Gawang Milan kembali terancam bobol, andai Abbiati, yang tampil cemerlang sejauh ini, gagal melakukan penyelamatan sempurna untuk menghalau sundulan striker asal Denmark, Lasse Schone yang memanfaatkan umpan Ricardo Van Rhijn dari sisi kiri pertahanan Milan. Bencana bagi Rossoneri datang di menit ke-21, setelah kapten dari juara Liga Champions tujuh kali itu, Riccardo Montolivo menerima kartu merah langsung, atas pelanggaran brutal yang dilakukan kepada Christian Poulsen. Bermain dengan sepuluh orang, Milan langsung bermain lebih bertahan, dan hanya mengandalkan serangan-serangan balik dengan operan-operan panjang, yang langsung ditujukan kepada Mario Balotelli, yang bermain sendirian di lini depan Milan. Ajax pun gagal memanfaatkan keunggulan pemain ini di sisa babak pertama. Bojan Krkic dkk tampak buntu untuk membongkar pertahanan Milan, pasca kartu merah yang diterima Montolivo. Skor 0-0 pun bertahan hingga interval babak pertama usai. Susunan Pemain Milan (4-3-2-1) Abbiati; De Sciglio, Bonera, Zapata, Constant; Montolivo, De Jong, Muntari; El Shaarawy (Poli 24'), Kaka; Balotelli Ajax (4-3-3) Cillesen; Blind, Denswil, Moisander, van Rhijn; Serero, Poulsen, Klaassen; Fischer, Bojan, Schone
Grup H Babak pertama Christian abbiati Kartu merah riccardo montolivo Partai hidup mati Liga Champions
Ditulis Oleh

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Posts

11.382

Berita Terkait

Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Ragam
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Luis Enrique menjadi pelatih kelima yang mengangkat trofi Piala/Liga Champions tiga kali.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan