Partai final Piala Dunia 2014 menghadirkan pertempuran antara Jerman melawan Argentina. Partai tersebut rencananya berlangsung di markas kebesaran Brasil, Estadio Do Maracana, Senin (14/7) dini hari WIB. Argentina mendapatkan tiket ke babak semifinal usai mengalahkan Belanda dengan skor 4-2 di babak adu penalti. Sementara, Jerman menumbangkan Brasil dengan skor mencolok 7-1. Argentina sukses dua kali mengalahkan Jerman di tiga pertemuan terakhir sejak 2010. Namun, bukan di partai kompetitif. Satu-satunya pertemuan kedua tim di laga kompetitif terjadi pada perempatfinal Piala Dunia 2010, dimana Jerman menang empat gol tanpa balas. "Ini adalah final spesial bagi kami. Terlebih, para pendukung Brasil sangat membenci kami pada Piala Dunia kali ini," ungkap Zabaleta dilansir Sky Sports. "Terkadang, Anda akan semakin kuat ketika banyak orang yang tidak menjagokan Anda. Kami berhasil menunjukkannya saat melawan Belanda dan kami sangat bangga bisa mencapai babak final," ia menambahkan. Ini menandai pertemuan ketiga kedua tim di babak final Piala Dunia. Albiceleste mengalahkan Jerman di final Piala Dunia 1986. Sementara, Tim Panser menekuk Argentina di final Piala Dunia 1990. "Jerman mungkin adalah salah satu tim terbaik di Piala Dunia. Tapi, para penduduk Argentina selalu bilang bahwa kami tak bermain di final, tapi memenangkan Piala Dunia," ia memungkasi.
Zabaleta: Argentina Tak Sabar Berpesta di Brasil Jelang Final Piala Dunia 2014
BolaSkor - Sabtu, 12 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 16 September 2026
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Kamis, 03 September 2026
Lionel Messi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina, Nomor Punggung 10 Dipensiunkan?
Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Rabu, 02 September 2026
Teori Konspirasi di Balik Foto Surat Perpisahan Lionel Messi: Makna Pena Time-Turner di Harry Potter
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Selasa, 01 September 2026
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Turut Berkomentar
Senin, 31 Agustus 2026
Statistik Lionel Messi di Timnas Argentina: Prestasi Abadi dan Jumlah Gol Sulit Dilewati
Senin, 31 Agustus 2026
Pensiun dari Timnas Argentina, Lionel Messi Tulis Pesan Haru
Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Rabu, 12 Agustus 2026
Mengharukan, Surat Terbuka Lionel Messi untuk Sang Ayah
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026