Football

Sport

Feature

Result

Show

Piala Dunia Internasional Berita

UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino

Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026

BolaSkor.com - Ketegangan antara UEFA dan FIFA belum juga mereda meski FIFA telah membatalkan rencana penjualan sebagian saham komersial Piala Dunia.

UEFA menegaskan ancaman memboikot kompetisi-kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, masih tetap terbuka.

Baca Juga:

FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi

Legenda Portugal Turut Desak Presiden FIFA, Gianni Infantino untuk Mundur

FIFA Minta Maaf, tapi Tetap Dukung Infantino Lanjut sebagai Presiden

Dalam pernyataan yang dikutip The Guardian, UEFA menyebut pencabutan proposal saja belum cukup untuk memulihkan kepercayaan terhadap kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Bagi kami, tidak ada yang berubah. Pertama, proposal penjualan kompetisi utama harus benar-benar dibatalkan,

demikian pernyataan UEFA.

"Kedua, harus ada jaminan bahwa upaya yang dapat merusak sepak bola seperti itu tidak akan pernah dilakukan lagi. Hingga saat ini, syarat-syarat tersebut belum terpenuhi."

UEFA Paling Vokal Kritik

Gianni
Gianni Infantino dan Donald Trump (Foto: BBC Sport)

UEFA menjadi salah satu pihak yang paling keras mengkritik rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), perusahaan yang disiapkan untuk mengelola dan menjual sekitar 20 persen saham komersial Piala Dunia kepada investor swasta.

Menurut UEFA, proposal tersebut disusun tanpa transparansi dan minim konsultasi, sehingga membuat organisasi itu kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino.

Di tengah gelombang penolakan, FIFA akhirnya membatalkan proposal tersebut.

Induk sepak bola dunia itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada Dewan FIFA dan seluruh asosiasi anggota, serta mengakui terdapat kesalahan dalam proses penyusunan maupun penanganan proposal.

Sikap tegas UEFA menunjukkan hubungan dengan FIFA masih jauh dari membaik. Ancaman boikot terhadap turnamen-turnamen FIFA pun tetap menjadi opsi apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Baca Artikel Asli