Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban

Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026

BolaSkor.com - The Jakmania Cikampek mengecam keras aksi pelemparan yang menimpa rombongan bus mereka saat perjalanan pulang dari Bantul, tepatnya di Tol Palikanci KM 200, Cirebon, Senin (12/10) dini hari.

Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah anggota The Jakmania Cikampek mengalami luka-luka. Salah satu korban di antaranya merupakan anggota perempuan yang turut berada dalam rombongan suporter Persija Jakarta tersebut.

Tak hanya menimbulkan luka fisik, aksi penyerangan itu juga meninggalkan trauma psikologis bagi para korban. The Jakmania Cikampek secara khusus menyoroti kondisi perempuan, bayi, dan balita yang berada di dalam bus saat peristiwa tersebut terjadi.

Saat ini, kami sedang fokus mengurus perawatan terhadap anggota The Jakmania Cikampek yang mengalami luka-luka atas insiden penyerangan semalam,

demikian pernyataan sikap The Jakmania Cikampek.

Mereka juga mengimbau seluruh anggota The Jakmania, khususnya di wilayah Cikampek, agar tetap tenang dan tidak terpancing emosi menyikapi kejadian tersebut.

"Kami mengimbau seluruh teman-teman The Jakmania, khususnya anggota The Jakmania Cikampek, untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak terprovokasi oleh kejadian ini," lanjut pernyataan tersebut.

Pengurus Pusat The Jakmania Minta Insiden di Cikampek Diusut

Kerusakan bus The Jakmania Cikampek yang diserang di Tol Palikanci. (Jakmania Cikampek)

Insiden yang menimpa anggotanya di Cikampek membuat Pengurus Pusat The Jakmania buka suara.

Melalui pernyataan resminya, PP The Jakmania berharap tidak ada tebang pilih dalam penyelesaian kasus kekerasan, baik yang menyasar suporter, pemain, maupun ofisial tim.

Sebelumnya, peristiwa kekerasan juga dialami tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah.

"Kami memandang bahwa keselamatan setiap orang harus menjadi prioritas, tanpa memandang identitas, afiliasi, maupun latar belakangnya. Tidak ada rivalitas sepak bola yang dapat membenarkan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain," tulis pernyataan The Jakmania.

Baca Artikel Asli