Di laga ini, jangkar berusia 24 tahun ini mengalami pendarahan hebat pada hidung, sehingga darah membasahi jersey Bender. Peraturan FIFA yang mengharuskan pemain mengganti kaus jika kaus sang pemain terkena darah, membuat Dortmund kehabisan stock jersey cadangan milik Bender. Sebab, jika jersey cadangan sang pemain habis, maka sang pemain harus diganti, menurut peraturan FIFA tersebut. Sedangkan performa Bender dalam laga ini berperan penting bagi permainan klub berjuluk Die Borussien ini. Walhasil, kehabisan stok jersey cadangan, kit-man klub asal Lembah Ruhr ini terpaksa lari ke toko merchandise klub yang ada di dalam komplek Stadion Signal Iduna Park, dan membeli beberapa jersey replika milik Sven Bender. Reisebus Dortmund, Juergen Klopp pun angkat bicara soal kejadian ini. "Sangatlah penting bagi kami untuk Bender tetap berada di lapangan karena performanya di pertandingan ini. Bender tampil luar biasa dalam pertandingan ini, dan kami harus mengganti kausnya beberapa kali. Yang terakhir dipakai oleh Bender merupakan replika yang kami beli dari toko merchandise kami" jelas Klopp dalam wawancara pasca pertandingan. Untungnya, pengorbanan Bender dan sang kit-man tak sia-sia. Dortmund menang 3-1 di akhir pertandingan dan memperbesar peluang Dortmund lolos ke fase berikutnya, sekaligus memperkecil peluang Napoli untuk lolos ke fase beriktunya.
Sven Bender Pakai Jersey Replika Saat Lawan Napoli
BolaSkor - Sabtu, 30 November 2013
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026