Setelah bermain imbang 0-0 di babak pertama, Napoli berada di atas angin setelah sang kapten, Marek Hamsik mencetak gol di menit ke-47. Gelandang asal Slovakia itu melepaskan tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti yang tidak mampu dibendung oleh penjaga gawang Athletic Bilbao, Gorka Iraizoz. Keunggulan 1-0 untuk Napoli tidak bertahan lama setelah bomber andalan Athletic Bilbao, Aritz Aduriz mencetak gol balasan di menit ke-61 setelah menerima umpan sepak pojok Markel Susaeta melalui sepakan jarak dekat tanpa kawalan satu pun pemain bertahan Napoli. Aritz Aduriz pun berhasil mencetak gol kedua Bilbao dengan mudah pada menit ke-69. Aduriz berhasil mencuri bola setelah umpan panjang Aymeric Laporte gagal dihalau dengan bersih oleh Raul Albiol dan menceploskan ke gawang yang sudah kosong. Unggul 2-1 membuat tim asuhan Ernesto Valverde itu semakin nyaman dalam menyerang dan menambah tekanan bagi Napoli. Pemain pengganti Bilbao, Ibai Gomez pun melengkapi kemenangan Bilbao menjadi 3-1 melalui golnya di menit ke-74. Keberhasilan Athletic Bilbao untuk lolos ke fase grup Liga Champions ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah klub dalam 16 tahun terakhir. Tim asal provinsi Basque itu terakhir bermain di fase grup Liga Champions pada musim 1998-1999 silam. Kemenangan ini juga memperpanjang catatan bagus The Leones melawan tim-tim Italia menjadi empat kali menang dan tiga kali imbang dalam tujuh pertemuan terakhir. Kekalahan terakhir Bilbao melawan wakil asal Italia terjadi pada 6 Desember 1994 ketika takluk 2-4 dari Parma di Piala UEFA.
Singkirkan Napoli, Athletic Bilbao Tembus Fase Grup Pertama Dalam 16 Tahun Play-Off Liga Champions
BolaSkor - Rabu, 27 Agustus 2014
- #Athletic Bilbao
- #Aritz Aduriz
- #Napoli
- #Marek Hamsik
- #Athletic Bilbao 3-1 Napoli
- #Liga Champions
- #Play-off Liga Champions
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026