Piala Super Eropa: Berikut 10 Statistik yang Dapat Terjadi Selepas Laga PSG vs Aston Villa

PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026 berpotensi menciptakan sejarah baru. Simak 10 statistik menarik yang bisa terukir di Salzburg.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 12 Agustus 2026
Piala Super Eropa: Berikut 10 Statistik yang Dapat Terjadi Selepas Laga PSG vs Aston Villa
PSG vs Aston Villa (Foto: AI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Musim 2026-2027 diawali dengan panggung megah Piala Super Eropa 2026 yang mempertemukan jawara Liga Champions, Paris Saint-Germain (PSG), melawan juara Liga Europa, Aston Villa.

Pertandingan sengit tersebut dijadwalkan berlangsung di Red Bull Arena Salzburg, Kamis (13/08) pukul 02.00 dini hari WIB.

PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions usai menaklukkan Arsenal via adu penalti.

Baca Juga:

Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming PSG vs Aston Villa, Live Kamis (13/8) Pukul 02.00 WIB

Ada Udang di Balik Batu, Juventus Dukung Transfer Zion Suzuki ke PSG

Sementara itu, Villa berhasil menyabet trofi kontinental pertama mereka dalam 44 tahun usai menggilas Freiburg 3-0.

Berdasarkan data yang dirangkum dari Squawka, terdapat 10 statistik menarik yang berpotensi terukir dalam duel ini.

1. PSG Ikuti Jejak Milan dan Madrid?

PSG
PSG vs Arsenal (X/ChampionsLeague)

Dalam sejarah Piala Super Eropa, baru ada 11 tim yang mampu mengoleksi lebih dari satu trofi.

Dari daftar tersebut, hanya AC Milan (1989 dan 1990) serta Real Madrid (2016 dan 2017) yang sanggup menjuarainya secara beruntun.

Setelah meraih trofi pertama mereka musim lalu lewat adu penalti melawan Tottenham Hotspur, PSG kini berpeluang menyamai rekor mentereng AC Milan dan Real Madrid.

2. Akhir Penantian 44 Tahun Aston Villa

Satu-satunya gelar Piala Super Eropa milik Aston Villa diraih pada edisi 1982 saat membungkam Barcelona dengan agregat 3-1. Jika mampu mengangkat trofi di Salzburg, The Villans akan memecahkan rekor jeda juara terlama dalam sejarah kompetisi.

Jeda 44 tahun ini bakal melampaui rekor jeda terlama saat ini (24 tahun) yang dipegang bersama oleh Liverpool (1977 ke 2001) dan Valencia (1980 ke 2004).

3. Misi Mengakhiri Dahaga Delapan Tahun Juara Liga Europa

Aston
Aston Villa juara Liga Europa 2025/2026 (X/Villa)

Dominasi jawara Liga Champions di ajang ini sangat kentara, di mana tujuh edisi terakhir selalu dimenangi oleh pemilik trofi Si Kuping Besar.

Atletico Madrid menjadi satu-satunya tim berstatus juara Liga Europa yang sanggup juara sejak Zenit pada 2008.

Aston Villa kini mengusung misi besar untuk menghentikan dominasi klub-klub Liga Champions sekaligus mengakhiri dahaga delapan tahun wakil Liga Europa.

4. Inggris Berpotensi Mengemas 11 Gelar

Klub-klub asal Inggris sejauh ini telah mengumpulkan 10 trofi Piala Super Eropa yang disumbangkan oleh Liverpool (4), Chelsea (2), serta masing-masing satu gelar bagi Aston Villa, Manchester City, Manchester United, dan Nottingham Forest.

Kemenangan Aston Villa akan menjadikan mereka klub Inggris ketiga yang mengoleksi lebih dari satu trofi, sekaligus menambah koleksi gelar wakil Inggris menjadi 11 trofi.

5. Kutukan Unai Emery di Piala Super Eropa

Unai Emery (Foto: Squawka)

Unai Emery telah mengukir sejarah dengan mengoleksi lima trofi Liga Europa sepanjang karier kepelatihannya. Namun, juru taktik asal Spanyol tersebut secara mengejutkan belum pernah sekalipun mencicipi gelar Piala Super Eropa.

Emery selalu menelan kekalahan dalam tiga kesempatan final sebelumnya bersama Sevilla (2014 dan 2015) dan Villarreal (2021). Menariknya, ia kini harus menghadapi mantan klub yang pernah dilatihnya, PSG.

6. Kans Emery Masuk Enam Besar Pelatih Tersukses UEFA

Saat ini Emery mengoleksi lima trofi kompetisi antarklub UEFA, sejajar dengan nama-nama besar seperti Bob Paisley, Zinedine Zidane, Nereo Rocco, Jose Mourinho, dan Louis van Gaal.

Satu trofi tambahan akan melesatkan posisinya menyamai Arrigo Sacchi (6 trofi), berada tepat di bawah Carlo Ancelotti (11), Pep Guardiola (7), Sir Alex Ferguson (7), dan Giovanni Trapattoni (7).

7. Luis Enrique Menuju Gelar Ketiga sebagai Pelatih

Luis Enrique (Foto: Squawka)

Pelatih PSG, Luis Enrique, berpeluang meraih trofi Piala Super Eropa ketiganya sebagai manajer setelah sebelumnya sukses bersama Barcelona (2015) dan PSG (2025).

Jika berhasil menjuarainya kembali, Enrique akan menjadi pelatih ketiga dalam sejarah yang mengoleksi minimal tiga trofi Piala Super Eropa setelah Carlo Ancelotti (5) dan Pep Guardiola (4).

8. Dominasi Luar Biasa Trofi Les Parisiens

Sejak bergulirnya musim 2024-2025, PSG menunjukkan dominasi mutlak dengan memenangi delapan dari 10 trofi yang tersedia. Rekor impresif ini hanya ternoda kegagalan di Piala Dunia Klub 2025 dan Coupe de France.

Kemenangan di Salzburg akan mempertegas dominasi raksasa Prancis tersebut dengan mengamankan trofi ke-9 dari 11 kesempatan terakhir.

9. Reuni Super Cepat Lucas Digne

Bek kiri asal Prancis, Lucas Digne, baru saja merampungkan kepindahannya dari Aston Villa ke PSG pada hari Minggu dengan mengikat kontrak berdurasi tiga tahun.

Uniknya, Digne berpotensi melakoni debut perdananya bersama Les Parisiens hanya dalam rentang waktu tiga hari setelah meninggalkan Aston Villa.

10. Sejarah Baru Wasit Asal Somalia, Omar Artan

Laga ini bakal dipimpin oleh wasit berusia 34 tahun asal Somalia, Omar Artan. Pria yang dinobatkan sebagai Wasit Terbaik CAF 2025 ini menjadi wasit non-Eropa pertama yang memimpin laga Piala Super Eropa.

Tugas di Salzburg ini sekaligus menjadi panggung pertamanya memimpin laga di Eropa setelah sebelumnya sempat kecewa gagal tampil di Piala Dunia 2026 akibat kendala masuk ke Amerika Serikat.

PSG Luis enrique Enrique Aston villa Unai Emery Piala Super Eropa Liga Europa Liga Champions

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Wayne Rooney mengkritik skuad Manchester United usai kalah 1-4 dari Como. Ia menyoroti sikap egois pemain dan kurangnya tanggung jawab.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Italia
Juventus Belum Kembali Menang, Nyaris Kalah saat Melawan Rennes
Juventus kembali gagal menang setelah ditahan Rennes 2-2. Sempat tertinggal, Bianconeri selamat dari kekalahan berkat penalti Nick Woltemade.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Juventus Belum Kembali Menang, Nyaris Kalah saat Melawan Rennes
Italia
Rekor Buruk Amorim Berlanjut Lawan Bournemouth: Dulu dengan Manchester United, Kini Bersama AC Milan
Ruben Amorim kembali kalah 0-3 dari Bournemouth, kali ini bersama AC Milan. Simak penyebab kekalahan, komentar Amorim, dan dampaknya di Liga Europa.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Rekor Buruk Amorim Berlanjut Lawan Bournemouth: Dulu dengan Manchester United, Kini Bersama AC Milan
Klasemen
Hasil dan Klasemen Liga Europa: Juventus Imbang, AC Milan Dibantai Bournemouth
Hasil dan klasemen Liga Europa 2026-2027 pekan ketiga: Juventus ditahan Rennes 2-2, sedangkan AC Milan dibantai Bournemouth 0-3.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Hasil dan Klasemen Liga Europa: Juventus Imbang, AC Milan Dibantai Bournemouth
Liga Champions
Legenda Manchester United Jujur, Sebut Como Buat Setan Merah Tak Berdaya
Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, memberikan pujian tinggi kepada Como usai kemenagan telak atas Setan Merah 4-1.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 22 Oktober 2026
Legenda Manchester United Jujur, Sebut Como Buat Setan Merah Tak Berdaya
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan, Live di SCTV
Cara menonton dan link streaming Bournemouth vs AC Milan di Liga Europa 2026/2027, Jumat 23 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek jadwal kick-off, siaran langsung SCTV, dan peluang Rossoneri meraih kemenangan di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan, Live di SCTV
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Juventus vs Rennes, Live di SCTV
Cara menonton Juventus vs Rennes di Liga Europa 2026/2027, Kamis 22 Oktober pukul 23.45 WIB. Cek siaran langsung SCTV, link streaming Vidio, jadwal, dan kondisi terbaru kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Juventus vs Rennes, Live di SCTV
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Rennes: Misi Bianconeri Tetap di Puncak Klasemen
Prediksi Juventus vs Rennes di Liga Europa 2026/2027. Bianconeri mengincar kemenangan ketiga beruntun! Simak jadwal, prediksi skor, susunan pemain, dan link streaming di sini.
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Rennes: Misi Bianconeri Tetap di Puncak Klasemen
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan: Rossoneri Rawan Terpeleset
Prediksi Bournemouth vs AC Milan di Liga Europa 2026/2027. Simak jadwal, perkiraan pemain, kondisi tim, prediksi skor, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan: Rossoneri Rawan Terpeleset
Liga Champions
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Manchester United dipermalukan Como 1-4 di Liga Champions 2026/2027. Michael Carrick minta maaf, Setan Merah tanpa kemenangan dalam 7 laga!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Bagikan