BolaSkor.com – Calon kandidat untuk menantang Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA, pada Kongres Luar Biasa (KLB) Maret 2027, dipastikan tidak akan jatuh kepada bos Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi. Pria asal Qatar tersebut secara tegas menepis spekulasi mengenai dirinya.
Seperti diketahui, Infantino berpeluang kembali naik jadi Presiden FIFA jika tak menghadapi oposisi yang kuat.
Akan tapi sorotan kepadanya juga besar mengingat kebijakan Infantino, yang disorot seperti penjualan turnamen FIFA ke investor asing.
Baca Juga:
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Al-Khelaifi, selain merupakan Ketua Asosiasi Klub Eropa (EFC) dan anggota Komite Eksekutif UEFA, juga menjabat sebagai Presiden PSG.
Posisi strategis ini membuatnya dinilai memiliki daya tarik luas bagi para pemilih FIFA di Eropa maupun Asia.
Kendati demikian, Al-Khelaifi langsung menutup pintu rapat-rapat bagi siapa pun yang menginginkannya maju ke kursi tertinggi induk organisasi sepak bola dunia tersebut.
"Saya sama sekali tidak tertarik dengan FIFA, tidak punya agenda (atau) ambisi untuk berada di sana," tegas Al-Khelaifi pada pertemuan tahunan EFC di Kopenhagen, Denmark, dikutip dari ESPN.
Dukungan Penuh untuk Aleksander Ceferin
Gianni Infantino dan Aleksander Ceferin (Foto: Reuters)
Saya rasa saya bukan orang yang tepat untuk posisi ini dan sebenarnya saya tidak ingin pergi, saya menikmati apa yang sedang saya jalani. Saya pikir FIFA bukan untuk saya. Terima kasih,
tambahnya.
Penolakan Al-Khelaifi terjadi di tengah situasi politik sepak bola yang memanas. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, sedang memimpin gerakan untuk menggeser Infantino menjelang batas waktu pendaftaran kandidat.
"Sepak bola tidak membutuhkan kaisar," cetus Ceferin dalam pidatonya.
"Sudah waktunya untuk mengatakan cukup. Aturan dibengkokkan ketika tidak menguntungkan," imbuh Ceferin.
Baca Juga:
"Pihak-pihak yang seharusnya bersuara justru disingkirkan. Dan masa depan sepak bola diperlakukan hanya sebagai alat tawar-menawar."
Ceferin sendiri telah memastikan tidak akan mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA. Menerima keputusan tersebut, Al-Khelaifi justru memberikan dukungan penuh agar Ceferin kembali memimpin UEFA.
"Sepak bola membutuhkan pemimpin hebat seperti Anda," puji Al-Khelaifi kepada Ceferin.
"Kami meminta Anda untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden tahun depan," pungkasnya.