BolaSkor.com - Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, mengembuskan napas terakhirnya setelah berbenturan keras di pertandingan Liga 1 melawan Semen Padang, Minggu (15/10/17).
Sepak bola Indonesia sontak berduka. Berbagai pihak langsung memberikan ucapan duka cita seperti yang dilakukan Persija dan Persib melalui akun Twitter resminya. Akun Twitter resmi Gojek Traveloka Liga 1 dan PSSI pun turut mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas kepergian Chiorul Huda. Lini masa media sosial banjir ucapan duka cita.
Sayap Indonesia Andik Vermansah, mengungkapkan belasungkawa atas melalui Twitter. Pemain Selangor FA itu mengaku kehilangan salah satu kawannya.
“Innalillahi wainalillahi rojiun, sepak bola Indonesia berduka selamat jalan kawan, semoga amal ibadahnya diterima disisi-NYA,” tulis Andik.
Mantan pemain Timnas, Arif Suyono dan Ahmad Bustomi, juga tidak bisa menyembunyikan rasa duka atas meninggalnya Choirul.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Teman, sahabat, partner Choirul Huda Persela,” tulis Arif melalui Twitter.
Sayap Indonesia Andik Vermansah, mengungkapkan belasungkawa atas melalui Twitter. Pemain Selangor FA itu mengaku kehilangan salah satu kawannya.
“Innalillahi wainalillahi rojiun, sepak bola Indonesia berduka selamat jalan kawan, semoga amal ibadahnya diterima disisi-NYA,” tulis Andik.
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengunggah foto sekaligus pernyataan duka melalui Twitter.
“Doa terbaik buat Almarhum Choirul Huda Semoga Allah mengampuni dosa nya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi Nya,” tulis Indra.
Chiorul Huda sempat tak sadarkan diri usai mengalami benturan di bagian kepala dan leher langsung dibawa ke RSUD dr Soegiri Lamongan. Naas nyawanya tak terselamatkan.
Zaki Mubarok selaku dokter yang menangani Choirul dari RSUD Soegiri mengatakan, kematian pemain akibat benturan di kepala dan leher bagian belakang.
"Tadi pas dibawa ke rumah sakit masih bernafas. Tapi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 17.00 lewat. Analisis kami itu akibat benturan di kepala dan leher bagian belakang," ucapnya dikutip dari Goal.
Choirul Huda adalah kiper senior yang sudah dianggap sebagai legenda di Persela. Kiper yang meninggal di usia 38 tahun tersebut sudah 18 tahun bersama Laskar Joko Tingkir dan tak pernah memperkuat klub lain.