BolaSkor.com - Premier League merilis empat kesalahan besar Manchester City terkait kasus pemalsuan laporan keuangan. Menilik dari apa yang diungkap Premier League, The Citizens melakukan sejumlah kebohongan besar.
Kasus pelanggaran keuangan yang dilakukan Manchester City memasuki babak baru. Komisi independen menyatakan The Citizens bersalah atas 114 dari 115 kasus yang didakwakan.
Baca Juga:
Man City pun meresponsnya dengan melakukan banding. The Citizens tidak merasa melakukan kesalahan pelaporan keuangan.
Sejauh ini, belum ada hukuman yang diungkap. Narasi yang beredar mengatakan Manchester City bisa saja dikeluarkan dari Premier League.
Apa Saja Kesalahan Manchester City?
Kini, Premier League pun mengungkapkan apa saja kesalahan yang dilakukan Manchester City. Berikut adalah empat poin utama:
- Manchester City mengatur kontrak palsu (yang tidak mencerminkan kesepakatan sebenarnya antara pihak-pihak terkait) dengan sejumlah mitra komersialnya, serta mengandalkan perjanjian palsu dengan pihak lain, untuk meningkatkan pendapatan klub secara artifisial dan mengurangi biaya.
- Man City mengajukan laporan keuangan yang tidak akurat dan menyembunyikan kondisi keuangan yang sebenarnya dari auditor serta regulator sepak bola.
- Manchester City melakukan pelanggaran signifikan terhadap batas pengeluaran yang ditetapkan oleh Premier League maupun UEFA.
- Selama penyelidikan Premier League, Manchester City melakukan berbagai pelanggaran terkait kewajiban kerja sama dan iktikad baik sepenuhnya terhadap Liga (tiga dari empat dugaan pelanggaran terbukti benar).
Respons Manchester City
Selebrasi gol Manchester City di Old Trafford (Foto: Premier League)
Menariknya, Manchester City masih terus berkelit dari segala tuduhan. Sang CEO, Ferran Soriano, menegaskan jika apa yang terjadi saat ini merupakan tuduhan palsu.
"Saya ingin menyampaikan informasi terkait proses disipliner yang sedang berlangsung antara Manchester City dan Premier League. Sebuah dokumen telah dipublikasikan yang memuat pendapat komisi Premier League yang merugikan kepentingan kami. Saya ingin menjelaskan secara rinci mengenai hal ini, langkah-langkah selanjutnya, serta bagaimana kami akan terus membela klub dan pada akhirnya membuktikan kebenaran posisi kami dalam proses ini," kata Soriano.
Baca Juga:
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
"Masalah ini telah berlangsung begitu lama sehingga penting untuk mengingatkan diri kita sendiri bahwa keseluruhan kasus Premier League terhadap kami didasarkan pada satu tuduhan palsu—bahwa dana pribadi pemilik klub secara diam-diam dimasukkan ke dalam klub melalui sejumlah sponsor dari Abu Dhabi. Hal ini sama sekali tidak benar."
"Bukti tak terbantahkan telah diserahkan kepada komisi Premier League yang menunjukkan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi dan memang tidak pernah terjadi."
"Bukti tersebut mencakup rekening koran bank, catatan transfer dana, kesaksian saksi, dan segala hal yang diperlukan untuk membuktikan secara tegas bahwa dana tersebut bukan berasal dari pemilik klub."
"Setiap tuduhan palsu lainnya yang dilontarkan kepada kami—serta digembar-gemborkan dan dipromosikan secara agresif—berasal dari tuduhan sederhana, mendasar, namun sepenuhnya keliru tersebut."
Baca Juga:
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
"Satu hal yang mengejutkan bagi kami dan tim kuasa hukum kami, setelah hampir dua tahun, komisi Premier League mengeluarkan pendapat yang mendukung teori konspirasi Premier League. Untuk sampai pada kesimpulan yang jelas keliru tersebut, pendapat itu justru mengabaikan bukti-bukti ekstensif yang telah diserahkan oleh pihak klub."
"Harap ikuti prosedur standar dalam menanggapi pertanyaan dari penggemar, mitra, dan media. Tak lama lagi, kita akan menengok kembali momen ini dan melihatnya sebagai satu lagi peristiwa dalam sejarah kita di mana kita menghadapi tantangan berat dan berhasil mengatasinya bersama-sama. Terima kasih."