BolaSkor.com – Manchester City menerima kabar buruk setelah dinyatakan terbukti bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi finansial Premier League, Jumat (25/09) malam WIB.
Keputusan tersebut berpotensi menghadirkan serangkaian hukuman berat bagi skuad asuhan Enzo Maresca, mulai dari pemotongan poin hingga pencabutan gelar juara.
Panel independen kini bertugas memilih jenis hukuman berdasarkan buku panduan Premier League, meski proses banding diprediksi masih bisa bergulir panjang.
Baca Juga:
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Spesialis hukum olahraga dari Onside Law, James Hill, menilai panel kemungkinan lebih memilih sanksi pengurangan poin untuk masa depan ketimbang mencabut gelar secara retrospektif.
Secara umum, panel tidak suka menentukan gelar juara melalui proses pengadilan. Melakukannya dengan cara itu tidak memberikan hukuman yang benar-benar nyata bagi klub,
ujar James Hill dikutip dari Athletic.
Deretan Potensi Sanksi Berat untuk Manchester City
1. Pengurangan Poin Signifikan
Sanksi paling realistis adalah pemotongan 40 hingga 60 poin di tengah berjalannya musim ini, yang bisa langsung menghancurkan peluang bersaing meraih trofi.
2. Pencabutan Gelar Juara
Regulasi memungkinkan pencabutan tiga gelar Premier League, yang diraih City, pada periode pelanggaran antara tahun 2009 hingga 2018.
3. Denda Finansial Fantastis
Selain hukuman olahraga, komisi independen dapat menjatuhkan denda uang dalam jumlah sangat besar serta tuntutan ganti rugi dari klub pesaing.
4. Degradasi dari Kompetisi
Opsi terekstrem adalah mendegradasi City secara otomatis atau mengeluarkan mereka dari struktur Premier League ke kasta bawah.
5. Sanksi Finansial
Selain sanksi terkait aspek olahraga, komisi independen dapat menjatuhkan denda uang dalam jumlah besar sebagai hukuman berat bagi klub atas dugaan pelanggaran tersebut.
Baca Juga:
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester City Masih Sempurna, Liverpool Menang Tipis
Bahkan, klub-klub Premier League lainnya berpotensi menuntut kompensasi melalui jalur arbitrase jika mereka meyakini bahwa pelanggaran tersebut telah menyebabkan kerugian finansial, atau kerugian dari sisi olahraga secara langsung.
6. Diusir dari Kompetisi

Erling Haaland (Laman resmi Manchester City)
Langkah ekstrem pamungkas adalah pengusiran secara total dari Premier League, yang akan memaksa klub tersebut untuk berupaya masuk ke dalam struktur Liga Sepak Bola Inggris.
Meskipun dianggap sebagai skenario ekstrem yang kemungkinannya kecil, degradasi tetap menjadi opsi yang mungkin diambil, baik sebagai hukuman langsung maupun sebagai konsekuensi tak terelakkan dari pengurangan poin dalam jumlah besar.
7. Ketentuan aturan
Potensi hukuman tersebut tercantum dalam aturan W.51 pada buku panduan Premier League. Panel dapat mengombinasikan berbagai jenis hukuman tersebut, dan sanksi tambahan lain yang dianggap tepat juga dapat diterapkan.