Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini, Liga Italia rasanya seperti tenggelam oleh hingar bingar Liga Inggris dan Spanyol. Apalagi, tak banyak klub dari Italia yang mampu bersaing di kompetisi Eropa. Hanya ada satu atau dua klub mampu berbicara banyak seperti AC Milan dan Inter Milan yang berhasil mengangkat trofi Liga Champions pada tahun 2007 dan 2010. Di Liga Champions musim ini, hanya Milan yang sanggup lolos dari fase grup, walaupun pada akhirnya kandas oleh Atletico Madrid di babak 16 besar. Sempat ada harapan ketika Juve berhasil menembus semifinal Liga Europa, sayangnya publik Italia harus kembali kecewa lantaran Bianconeri ditumbangkan Benfica. “Sepak bola Italia tak kurang spektakuler dari Spanyol atau Inggris – kesannya buruk, stadion-stadion kosong dan itu menyedihkan, dan tak diundang ke Liga Champions,” kata Platini kepada Gazzetta dello Sport. “Napoli, Fiorentina, Roma dan Juventus semuanya bermain menyerang, namun saya merindukan AC Milan dan Inter.” Tambahnya. Liga Italia sendiri bukan kompetisi asing bagi Platini. Ya, sosok 58 tahun itu pernah merasakan manisnya tampil bersama Juventus periode 1982 hingga 1987. Lima musim membela Tim Kuda Zebra, Platini menyumbangkan dua gelar liga, Piala Europa (sekarang Liga Champions), Piala Super Eropa dan Piala Winner. Musim ini, Si Nyonya Tua sudah memastikan gelar juara. Ini merupakan gelar ketiga beruntun yang berhasil ditorehkan Gianluigi Buffon dan kolega. Platini kemudian berujar, Juventus butuh kekuatan lebih untuk bertarung di kancah Eropa. “Fisik mereka kuat, agresif, sangat menyerang. Tiga gelar adalah sebuah hadiah untuk Juve. Di Eropa, mereka butuh kualitas dan keberuntungan yang bagus.” Demikian Platini.
Platini: Liga Italia Tak Kalah Pamor
BolaSkor - Kamis, 08 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 15 September 2026
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Senin, 14 September 2026
Rating Jay Idzes saat Sassuolo Menang 3-2 atas Juventus di Serie A
Senin, 14 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: Juventus Merosot, AC Milan Peringkat Kelima
Senin, 14 September 2026
Hasil Sassuolo vs Juventus: Gol di Masa Injury Time Bikin Bianconeri Tumbang
Minggu, 13 September 2026
Resmi, Skuad Juventus Melawan Sassuolo yang Diperkuat Jay Idzes
Minggu, 13 September 2026
Catat, Cara Menonton serta Link Live Streaming Sassuolo vs Juventus: Aksi Jay Idzes Menghadapi Muani dan Woltemade
Minggu, 13 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Sassuolo vs Juventus: Menanti Aksi Jay Idzes dkk
Selasa, 08 September 2026
Paradoks Bernama Randal Kolo Muani
Senin, 07 September 2026
Jiwa dan Semangat Juventus dalam Diri Federico Gatti
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026