BolaSkor.com - FIFA dan UEFA dikabarkan kembali terlibat dalam silang pendapat. Kali ini, topiknya adalah soal rencana FIFA menjual saham Piala Dunia.
Sebelumnya, UEFA memberikan kritik keras setelah FIFA menangguhkan hukuman kartu merah yang diterima pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun, pada Piala Dunia 2026.
Baca Juga:
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Keputusan FIFA itu mengundang kontroversi dan sarat akan muatan politik. Kabarnya, FIFA menangguhkan hukuman kepada Balogun setelah menerima tekanan dari presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Kali ini, FIFA dan UEFA kembali terlibat dalam perseteruan. Masalah bermula dari rencana FIFA menjual saham atau kepemilikan Piala Dunia.
FIFA Memonopoli Sepak Bola
Menurut laporan Time Sport, FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino ingin menjual saham Piala Dunia dengan valuasi mencapai 20 miliar dolar Amerika Serikat.
Nantinya, FIFA membuat sebuah organisasi baru yang disebut FIFA Forward Enterprise.
Baca Juga:
Jawaban atas Teori Konspirasi Argentina Jadi Tumbal Mafia di Final Piala Dunia 2026
Organisasi tersebut akan mengontrol saham mayoritas, sebagian saham asosiasi anggota, dan investor swasta. Kabarnya, satu di antara investor swasta yang mungkin terlibat adalah pihak yang dekat dengan Donald Trump.
Respons Keras UEFA
Gianni Infantino dengan Donald Trump (The New York Times)
Mendengar hal itu, UEFA tidak tinggal diam. Organisasi sepak bola Eropa itu merasa FIFA telah melampaui batas soal tata kelola sepak bola.
Bahkan, tindakan yang diambil FIFA dianggap mengancam sisi sportivitas. Sebab, Piala Dunia bukanlah aset pribadi FIFA, melainkan milik seluruh komunitas sepak bola.
Baca Juga:
150 Kg Tomat, Hadiah yang Diterima Dua Pemain Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Bau busuk pun semakin tercium karena rencana FIFA tersebut dianggap hanya demi kepentingan pribadi Gianni Infantino. Sebab, ia berpeluang menjadi komisioner pada perusahaan yang akan membeli saham Piala Dunia setelah masa jabatan di FIFA berakhir.