Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Permintaan Transfer Wonderkid Manchester United Menyita Perhatian, Michael Carrick Angkat Bicara

Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026

BolaSkor.com – Manajemen Manchester United dibuat terguncang usai talenta terbaik akademi mereka, JJ Gabriel, mengajukan permohonan untuk membatalkan registrasinya agar bisa meninggalkan Old Trafford.

Permintaan mengejutkan dari pemain berusia 15 tahun itu datang hanya sepekan, setelah JJ Gabriel mengemas hat-trick pada laga debutnya di UEFA Youth League.

Baca Juga:

Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup, Michael Carrick Tidak Takut Dipecat

Situasi ini memicu perburuan dari sederet klub raksasa Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, hingga Paris Saint-Germain (PSG) yang memantau ketat potensi kepindahannya.

Gabriel, yang mengantongi paspor Irlandia, berpeluang melewati regulasi Brexit untuk langsung hengkang ke klub Eropa sebelum menandatangani kontrak profesional pertamanya di United.

Michael Carrick Angkat Bicara

Ekspresi
Ekspresi kekecewaan Michael Carrick (Foto: AFP)

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, akhirnya angkat bicara dan mengimbau semua pihak untuk bersikap bijak serta memprioritaskan perlindungan terhadap sang pemain muda.

"Kami harus sedikit berhati-hati dalam hal itu. Dia adalah anak laki-laki berusia 15 tahun," papar Carrick dikutip dari ESPN.

Ini benar-benar lebih tentang kesejahteraan, kepedulian, dan perhatian terhadap JJ sebagai seorang anak.

Carrick juga menegaskan keterlibatan internal klub dalam menangani situasi ini.

Situasinya memang seperti ini, tetapi kami harus berhati-hati tentang sorotan media dan seberapa banyak kita membesar-besarkannya.

"Sebagai klub, tentu saja kami semua terlibat dalam percakapan tersebut," lanjutnya.

Peringatan dari Jamie Carragher

JJ
JJ Gabriel (Foto: @brfootball)

Di sisi lain, pandit sepak bola, Jamie Carragher, turut memberikan komentar pedas terkait dugaan kuatnya pengaruh orang tua dalam dinamika karier Gabriel.

Ayah dari JJ Gabriel, Joe O'Cearuill, dilaporkan sempat mengubah nama anaknya agar lebih mudah dipasarkan di industri sepak bola modern.

Melalui acara Stick to Football, Carragher menilai tindakan orang tua yang terlalu mencampuri urusan klub justru berpotensi merusak perkembangan sang pemain.

Dalam pengalaman saya saat masih kecil dan melihat perjalanan James (anaknya), sebagian besar ketika ada situasi seperti ini, para pemain tidak pernah benar-benar memenuhi potensi mereka,

kata Carragher.

"Saya katakan 70 hingga 80 persen situasi di mana orang tua atau rombongan mereka sangat sulit dihadapi, para pemain itu tidak pernah berakhir menjadi seperti yang seharusnya karena situasi seperti ini," urainya.

Baca Artikel Asli