Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

Pemerintah dan Kapolri Beri Perhatian, I.League dan Klub Tegaskan Komitmen untuk Cegah Potensi Keamanan Pertandingan

Tengku Sufiyanto - Sabtu, 31 Oktober 2026

BolaSkor.com - I.League menggelar Club Owners Meeting Super League 2026/2027 di Fairmont Jakarta, Jumat (30/10).

Pertemuan ini mempertemukan Pemerintah, Kepolisian, PSSI, dan pemilik klub untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan, keamanan, dan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia.

Baca Juga:

Susunan Pemain Dewa United vs Persija: Debut Duet Alexander Jeremejeff dan Ivan Mamut Sebagai Starter

Hadir dalam pertemuan tersebut Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Direktur Utama I.League Ferry Paulus, serta para pemilik klub BRI Super League.

Melalui Club Owners Meeting ini, I.League dan klub menegaskan komitmen untuk menjalankan seluruh ketentuan yang berlaku, meningkatkan langkah pencegahan, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah, Kepolisian, dan PSSI. Komitmen tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kompetisi tetap berjalan aman, tertib, profesional, dan memberikan dampak positif bagi sepak bola Indonesia.

Pentingnya Peran I.League dan Klub Cegah Potensi Gangguan Keamanan Pertandingan

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menekankan tanggung jawab I.League dan klub dalam mencegah potensi gangguan keamanan. Klub memiliki pemahaman lebih mendalam terkait karakteristik suporternya sehingga diharapkan aktif membangun komunikasi, melakukan langkah preventif, dan berkoordinasi dengan kepolisian.

"Pentingnya kewaspadaan terhadap tindakan anarkis, pelanggaran hukum, kriminalisme, serta pihak yang berupaya memanfaatkan sepak bola untuk menimbulkan konflik. Kepolisian menjalankan langkah pengamanan berdasarkan pemetaan risiko, data, dan informasi intelijen. Karena itu, dukungan dan komitmen nyata dari operator kompetisi serta seluruh klub sangat diperlukan," kata Kapolri.

Baca Juga:

Lapangan SUGBK Diperbaiki, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia dan Persija?

Sepak Bola Punya Dampak Bagus untuk Ekonomi

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan perhatian terhadap perkembangan sepak bola nasional. Menurutnya, sepak bola memiliki dampak ekonomi yang besar dan langsung menyentuh masyarakat, termasuk pelaku usaha dan aktivitas ekonomi di daerah.

"Besarnya pengaruh sepak bola juga perlu diiringi dengan upaya menjaga persatuan serta mengantisipasi potensi konflik yang dapat mengganggu keberlangsungan kompetisi," kata Sufmi Dasco.

"Pentingnya antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dalam kelanjutan kompetisi. Dalam hal ini, klub dipandang sebagai pihak yang paling memahami karakter suporternya masing-masing," tambahnya.

Baca Juga:

Persija Tanpa The Jakmania di Laga Tandang, Shin Tae-yong: Semoga Ini Jadi Pembelajaran

Ekosistem Sepak Bola Indonesia Harus Sehat

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi peningkatan profesionalisme kompetisi serta keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup. Ia menegaskan bahwa sepak bola merupakan alat pemersatu bangsa.

"Sepak bola harus menjadi ruang untuk menghargai perbedaan dan mempererat persatuan, bukan justru menjadi pemicu perpecahan," tambanya.

Sementara itu, Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyampaikan bahwa perkembangan sepak bola Indonesia semakin memberikan dampak luas, mulai dari pembangunan karakter generasi muda, pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah, hingga kehidupan sosial masyarakat.

"Ekosistem sepak bola yang sehat juga berkontribusi terhadap stabilitas nasional.
I.League bersama klub berkomitmen menjaga kemajuan tersebut melalui kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan profesionalisme, serta penguatan koordinasi keamanan," tutupnya.

Baca Artikel Asli