Timnas Brasil mengawali Piala Dunia 2014 dengan kemenangan cukup telak 3-1 melawan Kroasia. Namun setelahnya, permainan Neymar dan kawan-kawan trus mengalami penurunan. Puncaknya adalah laga melawan Chili di babak 16 besar. Laga yang berlangsung di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, 28 Juni lalu, berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan. Beruntung, Neymar dan kawan-kawan melaju ke babak perempatfinal karena menang adu penalti dengan skor 3-2. Hasil kurang memuaskan tersebut membuat tim asuhan Luiz Felipe Scolari itu dihujani kritik tajam. Tetapi, Jose Pekerman justru meminta anak-anak asuhnya mewaspadai permainan Brasil yang sedang berada di puncaknya kala kedua tim bentrok di Estadio Casteleao, Fortaleza, Sabtu (4/7) dini hari WIB. "Berhasil melangkah ke babak semifinal adalah lompatan besar. Pertandingan nanti akan sangat menarik karena kedua tim sedang berada pada puncak permainannya," ungkap Pekerman seperti dilansir Goal. "Dari kedua belah pihak, kita akan menjumpai beberapa pemain hebat. Ketika terdapat beberapa pemain hebat dalam kedua tim, maka pertandingan bakal seru dan berimbang," Pekerman melanjutkan. Meski menilai Brasil sedang dalam puncak performa, Pekerman optimistis timnya bakal keluar sebagai pemenang di laga nanti asalkan setia pada gaya permainan sendiri. "Tim kami selalu mencoba melihat ke depan. Bagi Kolombia, setiap pertandingan adalah tantangan baru. Kami tak boleh melihat masa lalu. Kami harus bermain dengan gaya kami sendiri dan terus mempertahankan apa yang telah kita capai sebelumnya," demikian Pekerman.
Pekerman: Waspadai Keganasan Brasil, Kolombia!
BolaSkor - Jumat, 04 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 13 Agustus 2026
India Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup, Lebih Pilih Hadapi Brasil Ketimbang Indonesia
Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Senin, 13 Juli 2026
7 Hal Unik dan Menarik dalam Sejarah Semifinal Piala Dunia
Rabu, 08 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Menang Adu Penalti 4-3 atas Kolombia, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final
Selasa, 07 Juli 2026
5 Statistik Kunci Duel Swiss vs Kolombia: Keduanya Belum Pernah Kalah
Selasa, 07 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Swiss vs Kolombia: Los Cafeteros Unggul Tipis
Selasa, 07 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kolombia: Selamatkan Wajah Conmebol
Selasa, 07 Juli 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Swiss vs Kolombia, Live TVRI Rabu (8/7) Pukul 03.00 WIB
Senin, 06 Juli 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Bruno Guimaraes Jadi Eksekutor Penalti Brasil saat Lawan Norwegia
Senin, 06 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Brasil Tersingkir, Neymar Resmi Pensiun
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026