Kondisi ini sangat disadari oleh Joachim Loew. Ia mengakui laga pasti akan sulit. Tidak hanya didukung penuh suporter, Loew juga mengkhawatirkan permainan gaya tradisional Brasil yaitu permainan kasar yang bisa menyulitkan permainan timnya. "Mereka bermain lebih kokoh ketimbang tim lain di sini. Ada tersisa sedikit gaya tradisional dalam permainan Brasil. Pada akhirnya, itu tergantung wasit untuk datang dengan hukuman yang tepat," kata Loew. Penilaian Loew ini bukan tanpa dasar. Permainan keras sudah pernah ditunjukkan Brasil saat menyingkirkan Kolombia di perempat final. Dalam laga itu, Fred dan kawan-kawan melakukan 31 kali pelanggaran. Ada satu pemain yang wajib diwaspadai oleh pemain Jerman. Pemain itu adalah gelandang bertahan, Luiz Gustavo. Maklum, pemain Wolfsburg itu menjadi pemain paling "kasar" di lini pertahanan Brasil. Berdasarkan statistik Squawka, Luiz Gustavo sudah melakukan 10 pelanggaran dan mengoleksi 2 kartu kuning di Piala Dunia 2014 sejauh ini. Namun, pemain Jerman juga harus berhati-hati dengan dua pemain bertahan Brasil lainnya. David Luiz dan Paulinho juga menjadi pemain Brasil yang sering melakukan pelanggaran. Luiz sebanyak 8 kali, sedangkan Paulinho 7 kali. Uniknya, kedua pemain ini tak pernah mengantongi satu kartu kuning pun.
Loew Waspadai Gaya Tradisional Brasil
BolaSkor - Senin, 07 Juli 2014
- #Belo Horizonte
- #Der Panzer
- #World Cup
- #Brasil
- #Loew Waspadai Gaya Tradisional Brasil
- #Luiz Felipe Scolari
- #Selecao
- #Joachim Loew
- #Jerman
- #Piala Dunia
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 04 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Big Match Yunani vs Jerman, Live di Sini
Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Senin, 28 September 2026
Kalah di Laga Kandang, Jurgen Klopp Pasang Badan Bela Skuad Jerman
Senin, 28 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Belanda dan Portugal Menang, Jerman Tumbang di Laga Kandang
Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Rabu, 23 September 2026
Sejumlah Aturan Baru Skuad Jerman era Jurgen Klopp, dari Potong Rambut hingga Larangan Penggunaan Ponsel
Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Rabu, 23 September 2026
Tantangan Jurgen Klopp di Jerman, Tanamkan Sepak Bola Heavy Metal
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026