Dilansir Daily Mail, kejadian bermula saat tetangga Gazza merasa terganggu dengan kebiasaannya yang suka menggelar pesta miras di apartemennya. Gazza selalu berteriak dalam keadaan mabuk. Para tetangga kemudian melaporkan hal ini ke pemilik apartemen. Dan sang pemilik pun langsung mengusir Gazza dari apartemennya. Pria 47 tahun sempat menelepon salah satu temannya untuk dimintai bantuan terkait keadaannya ini. Sang teman membeberkan bahwa Gazza diberi waktu 10 hari oleh sang pemilik untuk meninggalkan apartemen. "Menyedihkan. Tapi, kenyataannya Paul sangat gemar minum dalam beberapa pekan belakangan. Dan ini adalah solusi terakhir baginya. Hari ini akhirnya datang. Dia sudah terlalu banyak menghadapi masalah dalam proses pencarian tempat tinggal," kata sang teman. "Pemilik apartemen memberikannya waktu 10 hari untuk pindah. Hal itu memberatkan pikirannya. Keadaan menjadi memburuk dalam beberapa hari berikutnya dan Gazza menumpahkannya pada botol," sambungnya. Akibat stress dan ketergantungan miras, Gazza akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Poole. Di sana dia akan menjalani masa rehabilitasi. Ironis, semasa aktif Gazza adalah salah satu pemain besar di Inggris. Dia merupakan gelandang serang terbaik yang pernah dimiliki oleh The Three Lions. Ketergantungan Gazza terhadap miras sebenarnya sudah dialami sejak muda. Bahkan Gazza sempat mengalami masalah mental karena juga sering mengonsumsi obat-obatan terlarang. JANGAN LEWATKAN: >> Goodison Park Yang Bersahabat Buat Arsenal > >Wajah Baru Newcastle United Jadi Rintangan Pertama Manchester City > >Southampton, Ujian Pertama Liverpool Tanpa Suarez >> Arsenal Vs Crystal Palace, Laga Beda Kelas >> Laga Pertama Van Gaal, Manchester United Kontra Swansea City
Legenda Inggris Diusir dari Apartemennya
BolaSkor - Jumat, 22 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
Rabu, 03 Juni 2026
100 Persen, Timnas Inggris Diyakini Bisa Memenangi Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Daftar Nomor Punggung Skuad Inggris di Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Tegas, Thomas Tuchel Hanya Ingin Inggris Juara Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Thomas Tuchel Beberkan 'Musuh' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Senin, 01 Juni 2026
Bukayo Saka Ungkap Cara Inggris Hadapi Tekanan Besar di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026