BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pada 12 Juni hingga 19 Juli mendatang akan mempertemukan 48 pelatih yang bakal adu strategi untuk membawa tim asuhannya menjadi yang terbaik.
Nama-nama besar macam Carlo Ancelotti (Brasil), Didier Deschamps (Prancis), Marcelo Bielsa (Uruguay), Ronald Koeman (Belanda), hingga Lionel Scaloni (Argentina) hanya beberapa di antaranya yang bakal hadir di Piala Dunia 2026.
Yang menarik, Piala Dunia 2026 juga diramaikan oleh para pelatih yang pernah dipecat atau berpisah lebih cepat dengan Chelsea. The Blues memang dikenal sebagai tim yang doyan mem-PHK para pelatihnya.
Baca Juga:
Markas Latihan 48 Tim di Piala Dunia 2026
Erling Haaland dan Impian Norwegia di Piala Dunia 2026
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Dalam 10 tahun terakhir, Chelsea ditukangi oleh 10 pelatih berbeda, di mana tujuh di antaranya keluar karena dipecat. Siapa saja para pelatih pecatan Chelsea yang mentas di Piala Dunia 2026, berikut ulasannya.
1. Carlo Ancelotti - Brasil
Carlo Ancelotti teken kontrak baru dengan Brasil (Foto: @TouchlineX)
Carlo Ancelotti menukangi Chelsea dari 1 Juli 2009 hingga 30 Juni 2011 setelah meninggalkan AC Milan dengan berbagai cerita kesuksesannya di sana.
Musim perdana Ancelotti terhitung bagus karena pelatih asal Italia itu membawa The Blues meraih gelar Liga Inggris dan Piala FA.
Namun, kegagalan Chelsea meraih trofi di musim berikutnya membuat Don Carlo, sebutan untuk Ancelotti, menerima surat PHK.
Ancelotti dipecat hanya beberapa jam setelah laga terakhir Chelsea musim 2010/2011 kontra Everton. Di Piala Dunia 2026, Ancelotti membesut satu di antara favorit juara, Brasil. Tim Samba berada di Grup C bersama Skotlandia, Maroko, dan Haiti.
2. Thomas Tuchel - Inggris

Timo Werner (Twitter)
Keberhasilan mempersembahkan trofi bergengsi, mulai dari Champions League (2020/2021), UEFA Super Cup (2021/2022), dan FIFA Club World Cup (2021/2022), tak menjamin karier Thomas Tuchel akan lama di Chelsea.
Tuchel diangkat sebagai pelatih Chelsea pada 26 Januari 2021, tetapi pada 7 September 2022, pelatih asal Jerman itu diberhentikan dari jabatannya.
Pemecatan Tuchel dipicu oleh awal musim yang mengecewakan serta perbedaan visi dan hubungan yang memburuk antara Tuchel dan jajaran manajemen klub yang baru saja diambil alih Todd Boehly.
Setelah dipecat Chelsea, Tuchel sempat menukangi Bayern Munchen (24 Maret 2023-30 Juni 2024), sebelum kini mendapatkan tugas berat bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Tim Tiga Singa tergabung di Grup L dengan Kroasia, Ghana, dan Panama
3. Graham Potter - Swedia

Graham Potter (Foto: BBC Sport)
Direkrut Chelsea pada September 2022 setelah tiga tahun mengubah Brighton Hove & Albion tim kuda hitam di Liga Inggris, karier Graham Potter (51) di Stamford Bridge hanya seumur jagung.
Potter yang didatangkan sebagai pengganti Thomas Tuchel, harus mengalami nasib serupa setelah tujuh bulan menukangi Mason Mount dan kawan-kawan.
Pelatih asal Inggris tersebut didepak setelah serangkaian hasil buruk yang diterima Chelsea dan membuat The Blues terlempar ke papang tengah.
Potter sempat menukangi West Ham United pasca dipecat Chelsea, sebelum menukangi Swedia sejak 25 Oktober 2025. Di Piala Dunia 2026, Swedia, satu di antara kuda hitam masuk ke Grup F dikepung Belanda, Jepang, dan Tunisia.
4. Mauricio Pochettino - Amerika Serikat
Moises Caicedo dan Mauricio Pochettino (Foto: Chelsea News)
Nasib Mauricio Pochettino di Chelsea sedikit lebih baik daripada tiga nama yang disebutkan di atas. Pochettino berpisah dengan The Blues bukan karena dipecat, tetapi melalui kesepakatan bersama. Kedua pihak berpisah karena terdapat perbedaan pandangan terkait rencana masa depan klub.
Di bawah asuhan pelatih Argentina itu, Chelsea finis di urutan enam klasemen Premier League 2023/2024 dan menjadi runner-up Carabao Cup setelah kalah oleh Liverpool di laga puncak.
Tak lama setelah meninggalkan Chelsea, Pochettino menerima pinangan Timnas Amerika Serikat, satu di antara tiga tuan rumah Piala Dunia 2026.
Menukangi tim tuan rumah Piala Dunia menjadi tantangan tersendiri bagi eks pelatih Paris Saint-Germain (PSG) dan Tottenham Hotspur itu. AS berada di Grup D bersama Turki, Australia, dan Paraguay.