Football

Sport

Feature

Result

Show

Timnas Indonesia Berita

Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia

Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026

BolaSkor.com - PSSI masih terus berupaya mendapatkan lawan tanding Timnas Indonesia untuk mengisi FIFA Matchday terdekat pada 9-17 November 2026.

Timnas Indonesia awalnya dijadwalkan menghadapi Yordania dan Kuwait atau Uni Emirat Arab di Amman.

Namun, dua pertandingan itu terancam batal digelar karena situasi di Timur Tengah yang sedang tidak kondusif.

Baca Juga:

Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan pihaknya masih terus mencari tim yang bersedia menjadi lawan Timnas Indonesia.

Pasalnya, PSSI masih menginginkan Timnas Indonesia bermain tandang dan menghadapi tim dari kawasan Arab sebagai pemanasan jelang Piala Asia 2027.

Jika tidak ada perubahan, turnamen paling bergengsi di Asia itu akan dihelat awal tahun depan di Arab Saudi, tepatnya pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Belum (ada lawannya-Red). Justru itu yang harus segera kami cari karena situasinya saat ini tidak mudah dan cukup kompleks. Banyak tim nasional lain yang sudah memiliki komitmen jadwal pertandingan,

kata Erick Thohir.

Timnas Indonesia Terdampak Konfilk Timur Tengah

Erick Thohir menjelaskan bahwa situasi di Timur Tengah saat ini masih dinilai belum aman. Beberapa waktu lalu, Yordania dilaporkan menyerang Suriah.

"Padahal, kami memiliki dua lawan tanding di Timur Tengah yang diharapkan menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Asia," ujar Erick Thohir.

Erick Thohir menambahkan, PSSI akan segera mengambil keputusan akan bermain di mana dan melawan siapa.

Baca Juga:

PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia itu berharap akan ada solusi terbaik sambil PSSI juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan pemain jika bermain di luar negeri.

Dalam satu atau dua hari ke depan, kami harus mengambil keputusan mengenai langkah selanjutnya. Yang pasti, kami harus bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan keselamatan para pemain,

ucapnya.
Baca Artikel Asli