Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

Kericuhan Suporter Berulang, I.League Dorong Sanksi Berat dan Evaluasi Ketat dari PSSI

Gazza Roosaryatama - Jumat, 23 Oktober 2026

BolaSkor.com - Maraknya aksi kericuhan yang melibatkan oknum suporter dalam ajang kompetisi sepak bola nasional mendapat perhatian serius dari operator liga, I.League.

Pihak penyelenggara menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap mendorong PSSI untuk menjatuhkan hukuman yang jauh lebih berat bagi para pelanggar.

Baca Juga:

Imbas Kericuhan di BIS: Persija Resmi Dijatuhi Denda Rp90 Juta dan Sanksi Larangan Away

Langkah tegas ini diambil demi menjaga kondusivitas serta kualitas kompetisi sepak bola Tanah Air agar tidak terus ternoda oleh aksi destruktif oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dorong Sanksi Lebih Berat Hingga Larangan Away

Brajamusti
Brajamusti membawa spanduk yang menunjukkan persaudaraan dengan The Jakmania. (X/InfokomJakmania)

I.League menilai penegakan hukum dan sanksi yang tegas dari PSSI merupakan instrumen krusial untuk memberikan efek jera. Jika aksi tidak terpuji tersebut terus berulang, operator kompetisi mendesak federasi agar mengevaluasi besaran sanksi hingga opsi terberat bagi klub yang bersangkutan.

Salah satu wacana ekstrem yang didorong oleh I.League adalah pemberlakuan larangan menghadiri laga tandang (away) secara khusus bagi kelompok suporter dari klub-klub yang dinilai sering memicu masalah.

Baca Juga:

Eks Ketum The Jakmania Nilai Sanksi Larangan 6 Kali Away untuk Suporter Persija Bisa Diterima

“Kami, I.League, merasa ini sangat penting untuk kami garis bawahi dan tentunya sebagai penyelenggara kompetisi, kami akan terus mendorong kepada PSSI untuk bisa memberikan satu barangkali sanksi. Dan jika memang ini akan terulang kembali, kami akan terus memberikan dorongan kepada PSSI untuk bisa diberikan sanksi yang lebih besar daripada yang sekarang ini," tutur Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.

Bahkan jika perlu, tidak boleh ada suporter away khusus untuk beberapa klub yang benar-benar sangat mengganggu ini,

tegasnya.

Perkuat Sinergi Kepolisian dan Edukasi dari Klub

Pemain
Pemain Persija merayakan gol di hadapan puluhan ribu The Jakmania yang memadati SUGBK pada Sabtu (12/9). (BolaSkor/MP/Didik Setiawan)

Selain mendorong ketegasan sanksi dari federasi, I.League juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor bersama pihak kepolisian untuk menciptakan mekanisme peringatan dini (early warning system) di setiap laga berisiko tinggi.

Kendati demikian, I.League mengingatkan bahwa tanggung jawab utama dalam menertibkan suporter tetap berada di tangan manajemen klub. Setiap klub dituntut aktif memberikan pemahaman dan edukasi berkala kepada basis pendukungnya.

Baca Juga:

Persija Bisa Ajukan Banding Atas Sanksi dan Denda, tetapi...

“Dan tentunya sinergitas yang kita lakukan bersama dengan PSSI dan tentu kepada pihak kepolisian, ini menjadi atensi penting buat kami untuk juga bisa paling tidak ada peringatan awal bagi klub-klub untuk bisa menertibkan suporternya, ya," kata Ferry.

"Klub tersebut memberikan edukasi, lah, ya, bagi suporter dari klub-klub yang sering kali memiliki masalah di dalam pertandingan demi pertandingan,” lanjutnya.

Melalui sinergi antara operator, PSSI, kepolisian, dan edukasi masif dari klub, I.League berharap insiden kericuhan suporter dapat ditekan sehingga pertandingan sepak bola nasional dapat berjalan aman dan nyaman.

Baca Artikel Asli