Kericuhan Suporter Berulang, I.League Dorong Sanksi Berat dan Evaluasi Ketat dari PSSI

I.League desak PSSI beri sanksi tegas hingga larangan laga away bagi suporter pembuat kericuhan. Operator liga tekankan pentingnya edukasi klub.
Gazza RoosaryatamaGazza Roosaryatama - Jumat, 23 Oktober 2026
Kericuhan Suporter Berulang, I.League Dorong Sanksi Berat dan Evaluasi Ketat dari PSSI
Direktur Utama I.League Ferry Paulus, dan Direktur Operasional I.League Asep Saputra. (BolaSkor/Gazza Roosaryatama)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Maraknya aksi kericuhan yang melibatkan oknum suporter dalam ajang kompetisi sepak bola nasional mendapat perhatian serius dari operator liga, I.League.

Pihak penyelenggara menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap mendorong PSSI untuk menjatuhkan hukuman yang jauh lebih berat bagi para pelanggar.

Baca Juga:

Imbas Kericuhan di BIS: Persija Resmi Dijatuhi Denda Rp90 Juta dan Sanksi Larangan Away

Langkah tegas ini diambil demi menjaga kondusivitas serta kualitas kompetisi sepak bola Tanah Air agar tidak terus ternoda oleh aksi destruktif oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dorong Sanksi Lebih Berat Hingga Larangan Away

Brajamusti
Brajamusti membawa spanduk yang menunjukkan persaudaraan dengan The Jakmania. (X/InfokomJakmania)

I.League menilai penegakan hukum dan sanksi yang tegas dari PSSI merupakan instrumen krusial untuk memberikan efek jera. Jika aksi tidak terpuji tersebut terus berulang, operator kompetisi mendesak federasi agar mengevaluasi besaran sanksi hingga opsi terberat bagi klub yang bersangkutan.

Salah satu wacana ekstrem yang didorong oleh I.League adalah pemberlakuan larangan menghadiri laga tandang (away) secara khusus bagi kelompok suporter dari klub-klub yang dinilai sering memicu masalah.

Baca Juga:

Eks Ketum The Jakmania Nilai Sanksi Larangan 6 Kali Away untuk Suporter Persija Bisa Diterima

“Kami, I.League, merasa ini sangat penting untuk kami garis bawahi dan tentunya sebagai penyelenggara kompetisi, kami akan terus mendorong kepada PSSI untuk bisa memberikan satu barangkali sanksi. Dan jika memang ini akan terulang kembali, kami akan terus memberikan dorongan kepada PSSI untuk bisa diberikan sanksi yang lebih besar daripada yang sekarang ini," tutur Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.

Bahkan jika perlu, tidak boleh ada suporter away khusus untuk beberapa klub yang benar-benar sangat mengganggu ini,

tegasnya.

Perkuat Sinergi Kepolisian dan Edukasi dari Klub

Pemain
Pemain Persija merayakan gol di hadapan puluhan ribu The Jakmania yang memadati SUGBK pada Sabtu (12/9). (BolaSkor/MP/Didik Setiawan)

Selain mendorong ketegasan sanksi dari federasi, I.League juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor bersama pihak kepolisian untuk menciptakan mekanisme peringatan dini (early warning system) di setiap laga berisiko tinggi.

Kendati demikian, I.League mengingatkan bahwa tanggung jawab utama dalam menertibkan suporter tetap berada di tangan manajemen klub. Setiap klub dituntut aktif memberikan pemahaman dan edukasi berkala kepada basis pendukungnya.

Baca Juga:

Persija Bisa Ajukan Banding Atas Sanksi dan Denda, tetapi...

“Dan tentunya sinergitas yang kita lakukan bersama dengan PSSI dan tentu kepada pihak kepolisian, ini menjadi atensi penting buat kami untuk juga bisa paling tidak ada peringatan awal bagi klub-klub untuk bisa menertibkan suporternya, ya," kata Ferry.

"Klub tersebut memberikan edukasi, lah, ya, bagi suporter dari klub-klub yang sering kali memiliki masalah di dalam pertandingan demi pertandingan,” lanjutnya.

Melalui sinergi antara operator, PSSI, kepolisian, dan edukasi masif dari klub, I.League berharap insiden kericuhan suporter dapat ditekan sehingga pertandingan sepak bola nasional dapat berjalan aman dan nyaman.

PSSI I League Ferry paulus

Gazza Roosaryatama

Berkecimpung di dunia jurnalistik sejak 2021 setelah menimba ilmu di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Sebelumnya menulis untuk GenPI dan MNC hingga akhirnya mendarat di BolaSkor. Mengikuti berbagai cabor mulai dari sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, MotoGP, hingga UFC. Pernah meliput sejumlah agenda akbar di tanah air, salah satunya FIBA World Cup 2023.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Kericuhan Suporter Berulang, I.League Dorong Sanksi Berat dan Evaluasi Ketat dari PSSI
I.League desak PSSI beri sanksi tegas hingga larangan laga away bagi suporter pembuat kericuhan. Operator liga tekankan pentingnya edukasi klub.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 23 Oktober 2026
Kericuhan Suporter Berulang, I.League Dorong Sanksi Berat dan Evaluasi Ketat dari PSSI
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Saran Persija Tidak Banding Sanksi Komdis PSSI
Bung Ferry menyarankan Persija Jakarta tidak mengajukan banding atas sanksi larangan away The Jakmania dalam enam laga tandang Super League 2026/2027 demi pembelajaran dan introspeksi.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Saran Persija Tidak Banding Sanksi Komdis PSSI
Liga Indonesia
Persija Bisa Ajukan Banding Atas Sanksi dan Denda, tetapi...
Persija berhak ajukan banding atas sanksi Komdis PSSI. Namun, Dirut I.League Ferry Paulus menilai hukuman kericuhan harusnya tidak dapat dibanding.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 22 Oktober 2026
Persija Bisa Ajukan Banding Atas Sanksi dan Denda, tetapi...
Liga Indonesia
I.League Buka Suara Soal Isu Pengurangan Poin untuk Persija Jakarta
I.League menegaskan Persija Jakarta tidak dijatuhi sanksi pengurangan poin karena belum diatur dalam kode disiplin, namun berencana membuat regulasi baru.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 21 Oktober 2026
I.League Buka Suara Soal Isu Pengurangan Poin untuk Persija Jakarta
Liga Indonesia
Imbas Kericuhan di BIS: Persija Resmi Dijatuhi Denda Rp90 Juta dan Sanksi Larangan Away
Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda Rp90 juta dan larangan suporter tandang setengah musim kepada Persija imbas kericuhan di laga kontra Persita.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 21 Oktober 2026
Imbas Kericuhan di BIS: Persija Resmi Dijatuhi Denda Rp90 Juta dan Sanksi Larangan Away
Liga Indonesia
Kakak Lady Rocker, Nicky Astria Terpilih Pimpin PSSI Jabar
Buky Wibawa terpilih sebagai Ketua PSSI Jabar periode 2026-2030. Erick Thohir menitipkan PR pembinaan sepak bola dan pengembangan wasit.
Arief Hadi - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kakak Lady Rocker, Nicky Astria Terpilih Pimpin PSSI Jabar
Liga Indonesia
I.League Beri Peringatan Keras, Tak Segan Berikan Sanksi Pengurangan Poin
I.League berikan peringatan keras dan dorong sanksi pengurangan poin bagi klub usai rentetan insiden penyerangan suporter dan bus tim.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
I.League Beri Peringatan Keras, Tak Segan Berikan Sanksi Pengurangan Poin
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Liga Indonesia
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
PSSI kecam keras aksi kekerasan terhadap bus Persib U-18 di Batang. Yunus Nusi desak polisi usut tuntas dan beri hukuman berat kepada pelaku.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
Liga Indonesia
Hasil Drawing League Cup 2026/2027: Persija Hadapi PSMS, Dewa United Dapat Grup Berat
Berikut hasil drawing League Cup 2026/2027 yang diikuti 38 klub dari dua kasta kompetisi sepak bola Indonesia. Persib Bandung dan Borneo FC langsung ke perempat final.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 07 Oktober 2026
Hasil Drawing League Cup 2026/2027: Persija Hadapi PSMS, Dewa United Dapat Grup Berat
Bagikan