BolaSkor.com - Keharmonisan yang ditunjukkan The Jakmania dan Bonek, maupun Viking Persib Club dengan Aremania menjadi modal I League mengajukan proposal pencabutan larangan suporter tandang mulai musim 2026/2027 kepada PSSI maupun FIFA.
Larangan suporter tim tamu untuk hadir dalam pertandingan diberlakukan sejak terjadinya Tragedi Kanjuruhan pada 2022.
Setelah empat tahun, PSSI akhirnya melonggarkan aturan tersebut. Para suporter kini bisa mendampingi tim kesayangannya di partai tandang tanpa khawatir terkena sanksi.
Baca Juga:
Yunus Nusi Ditetapkan Jadi Komisaris Utama I League, Ferry Paulus Tetap Dirut
Hal ini berkat adanya keseriusan dari para suporter untuk membuktikan bahwa larangan away adalah keputusan salah.
Para suporter mampu menjaga keharmonisan, seperti Bonek dan The Jakmania yang saling berkunjung, lalu ada juga Viking dengan Aremania.
Namun, kelonggaran ini ada batasnya. Suporter yang mempunyai rivalitas tinggi, seperti The Jakmania dengan Viking atau Bonek dengan Aremania tetap tidak diizinkan saling berkunjung.
Artinya, laga Persija vs Persib di Jakarta tidak dapat dihadiri Viking, lalu laga Persebaya vs Arema di Surabaya tak boleh dihadiri Aremania, begitu juga sebaliknya.
Dari pengalaman yang kemarin itu sudah beberapa kali kita coba lihat bahwa ada kolaborasi misalnya (suporter) Persebaya datang ke Jakarta, kemudian suporter Jakmania datang ke Persebaya, begitu juga yang di Persib dan seterusnya,
kata Direktur Utama I League, Ferry Paulus, kepada awak media, termasuk BolaSkor.com.
Rasanya apa namanya, (ini) modal yang cukup signifikan kemarin, meskipun larangannya ada, tetapi mereka harmonis, tidak bermasalah. Sehingga modal itulah yang kita sampaikan ke FIFA dan terutama ke PSSI untuk bisa diberikan izin ini,
ujarnya menambahkan.
I League Akan Tetap Lakukan Evaluasi

RUPS I League menetapkan Ferry Paulus sebagai Dirut dan Yunus Nusi Komisaris Utama. (BolaSkor.com/Rizqi Ariandi)
Ferry mengingatkan suporter untuk bisa memanfaatkan dengan baik dicabutnya larangan suporter untuk away.
Baca Juga:
I League Pastikan Persija vs Persib di Jakarta, Pakai Penonton
Nantinya, I League akan melakukan evaluasi per pertandingan terkait kebijakan ini.
"Day by day, pertandingan per pertandingan, kami pasti akan melakukan evaluasi. Tetapi evaluasi itu lebih kepada re-inforcement atau katakanlah penyegaran, pendampingan, dan asistensi saja."
"Karena sejatinya hukuman itu bukan ada di kami, hukuman itu adanya di Komdis (PSSI) atau di badan yudisial lainnya," ujar mantan Direktur Olahraga Persija Jakarta tersebut.