BolaSkor.com - Keputusan mengejutkan kembali mewarnai persiapan SEA Games Malaysia 2027. Cabang olahraga (cabor) voli pantai dipastikan resmi dicoret dan tidak masuk dalam daftar pertandingan pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara edisi ke-34 tersebut.
Keputusan itu disahkan oleh Komite Eksekutif Southeast Asian Games Federation (SEAGF) yang menetapkan 473 nomor pertandingan dari 43 cabang olahraga untuk ajang yang berlangsung pada 18-29 September 2027 mendatang.
Baca Juga:
SEA Games 2025: Voli Pantai dan Perahu Naga Juara, Tim Indonesia Koleksi 86 Medali Emas
Hilangnya voli pantai jelas menjadi ironi besar bagi olahraga Indonesia. Pasalnya, Tim Merah-Putih berstatus sebagai juara bertahan sekaligus peraih medali perak pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 lewat pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi.
PP PBVSI Layangkan Kekecewaan

Bintang Akbar ditunjuk jadi flagbearer di opening Asian Beach Games 2026. (NOC Indonesia)
Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menyayangkan keputusan SEAGF. Kepala Seksi Bola Voli Pantai PP PBVSI, Slamet Mulyanto, menegaskan bahwa voli pantai Indonesia memiliki kapasitas besar yang semestinya terus diberi wadah kompetisi regional untuk dipertahankan dan ditingkatkan.
Baca Juga:
SEA Games Malaysia 2027 Tanpa Panjat Tebing, Indonesia Dirugikan
Slamet mengingatkan bahwa voli pantai bukan sekadar cabor pelengkap, melainkan olahraga resmi Olimpiade yang telah dipertandingkan sejak Atlanta 1996.
“Bola voli pantai Indonesia berprestasi agar diberi ruang untuk dipertahankan dan ditingkatkan,” tegas Slamet Mulyanto.
Indonesia Dipastikan Tak Bisa Pertahankan Gelar Emas
Pencoretan ini membuat skuad voli pantai Indonesia dipastikan kehilangan kesempatan untuk mempertahankan takhta.
Pada SEA Games Thailand 2025 lalu, tim putra Indonesia sukses menyabet medali emas usai mengalahkan tuan rumah lewat laga dramatis Golden Match, sekaligus mencatatkan koleksi sembilan medali emas sepanjang sejarah ajang tersebut.
Baca Juga:
Gerak Cepat, Kemenpora Bersiap Hadapi SEA Games 2027 Malaysia
Absennya ajang ini di Malaysia 2027 membuat ritme pembinaan dan tolok ukur evaluasi kompetitif atlet muda terganggu. PBVSI kini harus menata ulang agenda pembinaan agar kesinambungan prestasi atlet menuju kualifikasi Olimpiade tidak terputus di tengah jalan.