Dua musim bersama Arsenal, Gervinho terlihat kesulitan dalam mengembangkan permainan. Tak lagi tajam dalam penyerangan, Gervinho hanya sanggup menorehkan 11 gol dari 63 penampilan di semua kompetisi bersama Tim Meriam London. Hijrah ke Tim Serigala Ibukota dengan banderol 8 juta euro (Rp 128,7 miliar) pada awal musim ini, pemain bernama lengkap Gervais Yao Kouassi itu mulai kembali menunjukkan performa apiknya. “Setiap pengalaman adalah hal positif dan saya menghargai segala perbedaan kebudayaan yang saya lihat dalam perjalanan saya,” tutur Gervinho seperti dilansir Corriere dello Sport. “Saya bisa konfirmasi, saya serasa di rumah di Roma dibanding dimanapun. Saya diadopsi oleh klub, staf dan suporter. Dari hari pertama saya merasakan atmosfer ini.” Sosok Rudi Garcia disebut sebagai orang yang sanggup mengembalikan permainan terbaik Gervinho. Tentu saja itu karena Garcia sudah sangat mengenal bomber 26 tahun itu sejak keduanya berhasil mengantarkan Lille menjuarai Liga Perancis musim 2010-11. “Garcia sudah jauh berkembang sejak terakhir kali saya bekerja sama dengan dia. Torehan gelar di Lille telah membuatnya lebih ambisius. Saya sudah tahu kualitasnya dan oleh sebab itu dia meraih sebuah klub besar Eropa. Dia tahu harus langsung meraih hasil dan untuk itu paling banyak tuntutan dari setiap orang,” paparnya. “Garcia punya gaya khusus. Dia sering mengatakan kepada saya kalau dia tahu kualitas saya lebih baik dari siapapun. Banyak pemain berbakat, namun ini penting untuk menemukan pelatih yang tahu bagaimana memaksimalkan itu. Rudi sangat bagus dengan saya dalam pendirian itu. Dia tahu apa yang harus dilakukan, apa yang terbaik untuk tim dan, di saat yang sama, membebaskan saya dengan sepak bola saya.” Demikian Gervinho.
Ini Rahasia Sukses Gervinho Bersama AS Roma
BolaSkor - Sabtu, 22 Februari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Selasa, 15 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma di Puncak, Juventus Tergelincir
Senin, 14 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Torino vs AS Roma: Ujian Konsistensi untuk Giallorossi
Senin, 14 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: Inter vs Udinese dan Torino vs Roma
Kamis, 10 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Fenerbahce vs AS Roma, Live di Sini!
Kamis, 10 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Fenerbahce vs AS Roma: Jangan Samakan dengan Kompetisi Domestik
Minggu, 06 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma Geser Inter Milan dari Posisi Puncak
Sabtu, 05 September 2026
Simak, Jadwal Serie A dan Premier League yang Bisa Ditonton Gratis Akhir Pekan Ini
Jumat, 28 Agustus 2026
Hasil Tes Medis Meresahkan, Bek Keturunan Indonesia Terancam Gagal Melawan Jay Idzes di Serie A
Jumat, 28 Agustus 2026
Liga Champions 2026/2027: Calvin Verdonk Berpeluang Hadapi Saka, Olise, hingga Paulo Dybala
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026