Seperti dilansir Daily Mail, Fabregas baru-baru ini memosting gambar Kebab di akun Instagram-nya. Pemain berkebangsaan Spanyol itu kemudian memberi judul di foto kebabnya tersebut. "Satu gigitan Shawarna takkan membunuh siapapun #MakananLibanon." Bagi seorang pesepak bola profesional memakan makanan Junk Food merupakan sesuatu yang haram. Sayangnya, Kebab termasuk salah satu makanan Junk Food. Namun, Fabregas tak memerdulikannya. Mantan penggawa Barcelona itu mengaku sanggup menghabiskan dua Kebab sekaligus. Meski demikian, Fabregas pun mengimbangi kebiasaan makan kebab dengan pola makan sehat. Jadi, hal itu tak terlalu berpengaruh pada bobot tubuhnya. Pelatih The Londoners, Jose Mourinho, pun tak mempermasalahkan kebiasaan Fabregas memakan makanan Junk Food. Baginya, yang terpenting adalah penampilan Cesc di atas lapangan. "Kualitas terbaik Fabregas adalah kecepatan dalam menganalisis permainan dan mengeksekusi. Dia tak mudah untuk kehilangan bola atau membuat keputusan yang salah," kata Mourinho seperti dilansir Sportsmole. "Dia bisa mempercepat intesitas permainan atau dia dapat menurunkan ritme permainan. Dia sangat cerdas dan dia bisa mencetak gol. Dia adalah bagian yang hilang," ia menambahkan. Tak butuh waktu lama bagi Fabregas untuk memperlihatkan tajinya bersama The Blues. Menghadapi Vitesse Arnhem di laga persahabatan yang berlangsung di GelreDome, Arnhem, Kamis (31/7) dini hari WIB, pemain 27 tahun itu sukses mencetak satu gol sekaligus membawa Chelsea memetik kemenangan 1-3. Selama pramusim, Fabregas sudah menjalani tiga laga bersama Chelsea ketika berhadapan dengan Olimpija Ljubljana, Vitesse Arnhem, dan juga Werder Bremen. Hasilnya, Chelsea memetik dua kali kemenangan, serta menelan satu kekalahan saat Fabregas bermain.
Ini Dia Makanan Terfavorit Cesc Fabregas
BolaSkor - Sabtu, 09 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Rabu, 24 Juni 2026
Chelsea Amankan Servis Marco Palestra, Xabi Alonso Turut Terlibat
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Rabu, 10 Juni 2026
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
Rabu, 10 Juni 2026
Ada Udang di Balik Batu, Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez Bertujuan Menyulitkan Barcelona
Rabu, 10 Juni 2026
Ketika Atletico Mengejek Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez: Lebih Lucu dari Barcelona
Selasa, 09 Juni 2026
Thomas Tuchel Buka Suara tentang Bergabungnya Anthony Gordon ke Barcelona
Minggu, 07 Juni 2026
Blak-blakan, Bernardo Silva Mengakui Barcelona Mengirim Tawaran
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026