Bertanding melawan Kolombia di stadion Arena Pantanal di kota Cuiaba dalam partai hidup mati untuk lolos ke babak 16 besar, tim Samurai Biru Jepang bermain ngotot dan menyerang sejak awal pertandingan. Hasilnya, dalam 15 menit pertama Jepang lebih menguasai permainan dan beberapa kali mengancam gawang Kolombia yang dikawal oleh David Ospina. Penyerangan Jepang dimotori oleh trio gelandang Keisuke Honda-Shinji Kagawa-Shinji Okazaki dan striker Yoshito Okubo. Namun justru Kolombia yang unggul terlebih dahulu pada menit ke-17 melalui eksekusi penalti Juan Cuadrado. Jepang diganjar hadiah penalti setelah bek Yasuyuki Konno mengganjal striker Adrian Ramos di sektor kiri kotak penalti dalam sebuah serangan balik. Tertinggal satu gol, Jepang meningkatkan volume serangan dengan menambah pressure kepada lini tengah Kolombia. Menit ke-26, Shinji Kagawa melepas tembakan keras kaki kanan dari ujung kotak penalti yang mampu ditepis oleh David Ospina. Jepang kembali mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-33 melalui Keisuke Honda. Namun eksekusi tembakan bebas gelandang serang AC Milan itu hanya melebar tipis ke kiri gawang Kolombia. Asyik menyerang, gawang Eiji Kawashima hampir bobol untuk kedua kalinya di menit ke-42. Melalui sebuah serangan balik cepat, Juan Cuadrado melepaskan umpan silang kepada Adrian Ramos yang berdiri bebas. Sayang sepakan Ramos masih belum menemui sasaran. Serangan bertubi-tubi Jepang pun membuahkan hasil pada menit terakhir babak pertama setelah umpan silang Keisuke Honda berhasil disambut oleh Shinji Okazaki dengan tandukan yang gagal dibendung oleh David Ospina. Walhasil, hingga babak pertama usai pun skor 1-1 untuk keunggulan Kolombia tidak berubah. Jepang harus mencetak satu gol tambahan jika ingin lolos ke fase 16 besar Piala Dunia untuk keempat kalinya secara beruntun. Susunan Pemain Jepang (4-2-3-1) 1-Kawashima; 5-Nagatomo, 15-Konno, 22-Yoshida, 2-Uchida; 17-Hasebe, 14-Aoyama; 10-Kagawa, 4-Honda, 9-Okazaki; 13-Okubo Kolombia (4-4-2) 1-Ospina; 4-Arias, 23-Valdez, 16-Balanta, 7-Armero; 11-Cuadrado, 15-Mejia, 13-Guarin, 20-Quintero; 21-Martinez, 19-Ramos
Imbangi Kolombia, Jepang Pelihara Peluang LolosBabak I
BolaSkor - Selasa, 24 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 08 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Menang Adu Penalti 4-3 atas Kolombia, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final
Selasa, 07 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kolombia: Selamatkan Wajah Conmebol
Sabtu, 04 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Tekuk Ghana 1-0, Kolombia Hadapi Swiss di 16 Besar
Jumat, 03 Juli 2026
Jadwal dan Live Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026 Kolombia vs Ghana, Kick-off di Kansas City Stadium pada Sabtu (04/07) Pagi WIB
Kamis, 02 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jepang Gugur, Pemain Persija Alihkan Dukungan ke Messi dan Argentina
Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan Kepala Tegak
Senin, 29 Juni 2026
32 Besar Piala Dunia 2026: Diunggulkan Menang, Brasil Pantang Remehkan Jepang
Senin, 29 Juni 2026
Takefusa Kubo Absen, Jepang Senang Berstatus Underdog Kontra Brasil
Minggu, 28 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Brasil vs Jepang: Samurai Blue Tidak Diunggulkan
Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
PILIHAN EDITOR
Rabu, 22 Juli 2026
Spanyol, Arti Kemenangan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Sederet Rekor Baru yang Terukir Pasca Berakhirnya Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Profil Kevin Keegan, Satu-satunya Pemain Inggris yang Meraih Dua Ballon d'Or
Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Senin, 20 Juli 2026
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol
Minggu, 19 Juli 2026
3 Skenario yang Dapat Menjadi Kunci atau Pembeda Laga Final Piala Dunia 2026
Minggu, 19 Juli 2026
Ketika 2 Juara Euro Mempertegas Dominasi dengan Titel Piala Dunia
Minggu, 19 Juli 2026
Evolusi Permainan Timnas Spanyol dari 2010 hingga 2026: Penguasaan Bola, Tiki-Taka, Transisi, dan Pertahanan Kuat
Sabtu, 18 Juli 2026