Jepang Meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan Kepala Tegak

Jepang tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Brasil. Meski gagal lolos, Samurai Biru tetap mendapat pujian atas perjuangannya.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan Kepala Tegak
Matheus Cunha kala menghibur Ao Tanaka (Foto: FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Langkah timnas Jepang di Piala Dunia 2026 harus terhenti secara dramatis di babak 32 besar. Kendati harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor tipis 1-2 dalam laga yang digelar di Houston, skuad Samurai Biru berhak meninggalkan turnamen dengan kepala tegak.

Jepang sebenarnya sempat membuka asa besar untuk mencetak sejarah baru setelah unggul lebih dulu melalui gol Kaishu Sano pada menit ke-29.

Namun, Brasil mampu bangkit di babak kedua berkat gol sundulan Casemiro (56') dan penyelesaian akhir Gabriel Martinelli yang membalikkan kedudukan.

Baca Juga:

Prediksi dan Statistik 32 Besar Piala Dunia 2026 Belgia vs Senegal: Performa Kedua Tim Sama-sama Tak Meyakinkan

Link Streaming dan Jadwal Siaran Langsung Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Inggris vs Kongo dan Belgia vs Senegal

Superkomputer Prediksi Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Prancis vs Swedia: Les Bleus Lanjutkan Dominasi

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang catatan minor Jepang yang belum pernah memenangi laga fase gugur Piala Dunia sejak edisi 2002.

Meski demikian, performa gigih mereka membuktikan bahwa jarak kualitas antara sepak bola Asia dan raksasa Amerika Selatan kini sudah semakin terkikis setelah dua dekade lalu mereka sempat digilas Brasil 4-1 di Jerman.

Perubahan Taktik Brasil dan Penyesalan Samurai Biru

Hajime Moriyasu berbicara dengan skuad Jepang (Foto: FIFA)

Penggawa Jepang, Junya Ito, mengakui bahwa perubahan strategi yang diterapkan oleh pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menjadi faktor pembeda yang meruntuhkan pertahanan rapat timnya.

"Hal-hal berjalan dengan baik di babak pertama, tetapi mereka mulai memberikan lebih banyak umpan silang dan menekan kami mundur," ungkap Ito kepada FIFA.

Rasa sesal mendalam juga tidak bisa disembunyikan oleh sang juru taktik, Hajime Moriyasu.

Kendati demikian, ia tetap memberikan apresiasi setinggi langit atas perjuangan tanpa kenal lelah yang ditunjukkan oleh anak-anak asuhnya hingga peluit panjang berbunyi.

"Ini adalah penyesalan besar bagi turnamen kami yang berakhir di sini," ujar Moriyasu.

"Tetapi para pemain benar-benar telah memberikan segalanya. Saya berharap kami membuat semua orang bangga dan para pemain mendapatkan pengakuan yang layak mereka dapatkan karena telah bekerja keras hingga menit terakhir."

Kekecewaan Sano, Optimisme Suzuki, dan Pujian dari Kubu Brasil

Laga Jepang vs Brasil (Foto: FIFA)

Pencetak gol Jepang, Kaishu Sano, mengaku sangat terpukul karena merasa timnya memiliki kapasitas untuk melangkah lebih jauh.

"Hasil adalah segalanya. Saya benar-benar berpikir kami memiliki apa yang diperlukan untuk melangkah lebih jauh, jadi saya merasa sangat kecewa," keluh Sano.

Nada optimistis justru disuarakan oleh penjaga gawang Zion Suzuki, yang ingin menjadikan momen pahit ini sebagai batu loncatan yang berharga.

"(Gol tersebut) adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi, tetapi kami akan menggunakan pengalaman ini sebagai bahan bakar, dan kami akan membawanya bersama kami ke Piala Dunia berikutnya," tegas Suzuki kepada FIFA.

Perjuangan luar biasa Jepang pun mendapat pengakuan langsung dari bintang Brasil, Mateus Cunha, yang memuji kedisiplinan taktik sang lawan.

"Kami sudah membayangkan ini akan menjadi sebuah tantangan, tetapi mereka mendatangi kami dengan rencana permainan yang jelas. Mereka membuatnya sangat sulit bagi kami, dan kami harus memberikan banyak pujian kepada mereka untuk itu,” pungkas Cunha.

Jepang Timnas Jepang Piala Dunia 2026 Brasil Timnas Brasil

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Asia
India Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup, Lebih Pilih Hadapi Brasil Ketimbang Indonesia
India secara resmi mengumumkan bahwa mereka mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena memilih untuk uji coba dengan Brasil dan satu negara kuat lainnya
BolaSkor - Kamis, 13 Agustus 2026
India Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup, Lebih Pilih Hadapi Brasil Ketimbang Indonesia
Liga Dunia
Eks Pelatih Liverpool, Arne Slot Tuturkan Alasan Tolak Tawaran Menangani Timnas Belanda
Arne Slot mengungkap alasan menolak tawaran melatih timnas Belanda. Bukan soal gaji atau kontrak, Slot masih ingin bekerja setiap hari di level klub.
Arief Hadi - Rabu, 12 Agustus 2026
Eks Pelatih Liverpool, Arne Slot Tuturkan Alasan Tolak Tawaran Menangani Timnas Belanda
Liga Dunia
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
AFA menegaskan Lionel Messi bebas menentukan masa depannya bersama Argentina, termasuk keputusan tampil atau tidak di Copa America 2028.
Arief Hadi - Minggu, 09 Agustus 2026
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
Timnas
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
India dikabarkan mempertimbangkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia demi laga uji coba melawan Brasil. AIFF menuai kritik dari Bhaichung Bhutia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Internasional
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Kanada mengalokasikan investasi terbesar sepanjang sejarah senilai Rp12 triliun untuk olahraga usai Piala Dunia 2026. Dana difokuskan pada pembangunan fasilitas dan pembinaan atlet muda.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Piala Dunia
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Eks Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali menuding Gianni Infantino melakukan pemerasan terkait hadiah uang Yordania dan dukungan politik.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Inggris
Jeremy Doku Ungkap Derita di Piala Dunia 2026, Sempat Batuk Berdarah hingga Sulit Bernapas
Pemain sayap timnas Belgia Jeremy Doku akhirnya mengungkap perjuangan berat yang dialaminya sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 04 Agustus 2026
Jeremy Doku Ungkap Derita di Piala Dunia 2026, Sempat Batuk Berdarah hingga Sulit Bernapas
Ragam
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Chelsea resmi merekrut Valentin Barco. Simak lima fakta menarik bek Argentina yang pernah dikeplak Jude Bellingham di Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Senin, 03 Agustus 2026
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Piala Dunia
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Sepp Blatter mengecam rencana Gianni Infantino menjual sebagian saham Piala Dunia. Menurutnya, sepak bola adalah milik rakyat, bukan investor.
Arief Hadi - Kamis, 30 Juli 2026
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Piala Dunia
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
FIFA membuka penyelidikan terhadap Argentina setelah Piala Dunia 2026. Insiden keributan final kontra Spanyol, pesan politik, hingga dugaan pelanggaran disiplin membuat Albiceleste terancam sanksi berat.
Johan Kristiandi - Kamis, 30 Juli 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
Bagikan