Argentina menembus babak perempat final setelah dengan susah payah menaklukan perlawanan Swiss di babak 16 besar. Pun dengan Belgia yang lebih dulu harus berjibaku dengan Amerika Serikat di babak 16 besar. Keduanya harus melewati partai hidup mati memperebutkan satu tiket ke babak semifinal. Argentina langsung menggebrak pertahanan Belgia sesaat babak pertama dimulai, penetrasi Ezequiel Lavezzi berhasil merangsek masuk sisi kanan pertahanan Belgia. Levezzi kemudian bermaksud menyodorkan umpan kepada Gonzalo Higuain yang berdiri di depan gawang. Namun bola masih bisa disapu Vincent Kompany. Gonzalo Higuain berhasil membuka keunggulan Argentina lewat gol yang dicetaknya menit 8. Berawal dari pergerakan khas Lionel Messi yang kemudian memberikan bola kepada Angel Di Maria. Di Maria kemudian melepaskan sepakan yang tak bisa dihalau sempurna oleh Jan Vertonghen. Bola kemudian jatuh di kaki Higuain dan tanpa ampun langsung menembakan bola tanpa bisa dihalau Thibaut Courtois, Argentina memimpin 1-0. Belgia mendapatkan peluang di menit 26 lewat sepakan Kevin De Bruyne dari luar kotak penalti, memanfaatkan assist Axel Witsel. Sayang sepakannya berhasil dihalau Thibaut Courtois. Angel Di Maria hampir saja membawa Argentina menggandakan keunggulannya di menit 28. Lewat serangan balik cepat, Di Maria mampu menerima umpan terukur Lionel Messi sebelum melepaskan placing. Sayang bola sepakan Di Maria masih mampu diblok Vincent Kompany. Aksi Di Maria harus terhenti di menit 33, winger Argentina tersebut mengalami cedera dan harus ditarik keluar lapangan. Posisinya kemudian digantikan oleh gelandang asal klub Benfica, Enzo Perez. Lionel Messi mendapatkan peluang emas untuk menggandakan kedudukan Argentina di menit 40. Sayang tendangan bebas Messi masih melintas tipis di atas mistar gawang Thibaut Courtois. Pun dengan Belgia yang terus berusaha untuk menyamakan kedudukan. Tandukan Kevin Mirallas hampir saya mengoyak gawang Sergio Romero, memanfaatkan upan silang Jan Vertonghen bola sundulan Mirallas masih tipis di sisi kiri gawang Romero. Hingga pertandingan babak pertama usai, tak ada lagi gol tercipta. Keunggulan 1-0 Argentina bertahan hingga turun minum. Susunan Pemain: Argentina (4-2-3-1): 1. Sergio Romero (Gk); 4. Pablo Zabaleta, 2. Ezequiel Garay, 15. Martin Demichelis, 23. Jose Maria Basanta; 14. Javier Mascherano, 6. Lucas Biglia; 22. Ezequiel Lavezzi, 10. Lionel Messi (C), 7. Angel Di Maria (Enzo Perez'33); 9. Gonzalo Higuain. Pelatih: Alejandro Sabella (Argentina) Belgia (4-2-3-1): 1. Thibaut Courtois (Gk); 2. Toby Alderweireld, 15. Daniel Van Buyten, 4. Vincent Kompany (C), 5. Jan Vertonghen; 8. Marouane Fellaini, 6. Axel Witsel; 11. Kevin Mirallas, 7. Kevin De Bruyne, 10. Eden Hazard; 17. Divock Origi. Pelatih: Marc Wilmots (Belgia)
Gonzalo Higuain Bawa Argentina Ungguli BelgiaBabak I
BolaSkor - Sabtu, 05 Juli 2014
- #Lionel Messi
- #Brasilia
- #Estadio Nacional
- #Babak Perempat Final Piala Dunia 2014
- #Sergio Romero
- #Ezequiel Lavezzi
- #Gonzalo Higuain
- #Jan Vertonghen
- #Thibaut Courtois
- #Vincent Kompany
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 16 September 2026
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Kamis, 10 September 2026
Prediksi dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Bodo/Glimt: Bukan Lawan yang Mudah
Selasa, 08 September 2026
Daftar Nominasi Ballon d'Or 2026: Harry Kane dan Lamine Yamal Jagoan Utama
Kamis, 03 September 2026
Lionel Messi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina, Nomor Punggung 10 Dipensiunkan?
Rabu, 02 September 2026
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Beban Berat Menanti Nico Paz
Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Rabu, 02 September 2026
Teori Konspirasi di Balik Foto Surat Perpisahan Lionel Messi: Makna Pena Time-Turner di Harry Potter
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Selasa, 01 September 2026
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Turut Berkomentar
Senin, 31 Agustus 2026
Statistik Lionel Messi di Timnas Argentina: Prestasi Abadi dan Jumlah Gol Sulit Dilewati
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026