Hasil apapun tetap tak mengubah posisi La Viola di peringkat empat klasemen dengan tabungan angka 65. Sementara Il Toro harus terlempar dari zona Eropa dan harus puas menempati urutan tujuh berbekal poin 57, kalah bersaing dengan Parma yang mengumpulkan nilai 58 usai menang 2-0 atas Livorno. Bertindak sebagai tuan rumah, Fiorentina langsung tampil menekan sejak menit awal. Laga baru berjalan sembilan menit, David Pizarro melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Sayang, upayanya masih bisa diredam kiper Torino, Daniele Padelli. Satu menit berselang, giliran Giuseppe Rossi mendapat kesempatan membuka keunggulan tuan rumah. Namun lagi-lagi, Padelli sigap dalam menghalau datangnya bola. Tim Banteng Turin coba keluar dari tekanan dengan bermain lebih terbuka. Menit 29, Jasmin Kurtic hampir saja membuat publik tuan rumah terdiam, andai saja Antonio Rosati tak piawai dalam meredam serangan. Tak begitu banyak peluang terjadi sepanjang interval pertama, skor berakhir tanpa gol. Selepas turun minum, pasukan Vincenzo Montella semakin gencar dalam melancarkan serangan. Serangan sporadis Fiorentina membuahkan hasil pada menit 47, wasit Nicola Rizzoli memberikan hadiah penalti saat Giuseppe Vives melakukan pelanggaran keras terhadap Juan Cuadrado di area terlarang. Ditunjuk sebagai eksekutor, Rossi sukses menempatkan bola ke pojok kanan gawang. Keunggulan tim tuan rumah tak berlangsung lama. 10 menit kemudian, Torino berhasil menyamakan skor melalui Marcelo Larrondo. Alessio Cerci mengawali serangan dengan menyodorkan bola kepada Larrondo yang berada di area penalti, kemudian menghujamkan bola ke arah tengah gawang. Fiorentina kembali unggul berkat gol yang ditorehkan oleh Ante Rebic yang baru dua menit masuk lapangan menggantikan Manuel Pasqual. Berawal dari serangan balik, Cuadrado cepat memberikan umpan terobosan kepada Rebic yang sudah siap menanti di dalam kotak. Menit 84, Torino sanggup menyamakan skor menjadi 2-2. Jasmin Kurtic dengan cerdik menempatkan bola ke pojok kanan gawang melalui skema tendangan bebas. Bernafsu ingin mengamankan tiket Liga Europa membuat Torino bertubi-tubi menyerang area pertahanan Fiorentina. Laga memasuki menit 90, tim tamu mendapat hadiah penalti setelah Paulo Barreto dilanggar oleh Facundo Roncaglia. Sungguh sangat sayang, karena eksekusi penalti Alessio Cerci mampu terbaca dengan baik oleh Rosati. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya laga. Susunan tim Fiorentina (4-1-2-1-2): Rosati; Roncaglia, Rodriguez, Hegazy, Pasqual (Rebic 79’); Aquilani, Pizarro, Vargas; Valero; Cuadrado (Bakic 85’), Rossi (Joaquin 62’). Torino (3-5-2): Padelli; Glik, Vives, Moretti; Maksimovic, Kurtic, Tachtsidis (Larrondo 64’), Kaddouri, Darmian; Cerci, Meggiorini (Barreto 65’)
Fiorentina Hentikan Impian Torino Tampil di Eropa
BolaSkor - Minggu, 18 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 14 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Torino vs AS Roma: Ujian Konsistensi untuk Giallorossi
Senin, 31 Agustus 2026
Efek Domino Penyerang di Serie A: Kean ke Como, Fiorentina Dapat Beto, Juventus Incar Striker Manchester United
Kamis, 27 Agustus 2026
Fiorentina Layangkan Tawaran, Joshua Zirkzee Berpeluang Tinggalkan Manchester United
Senin, 24 Agustus 2026
Kemenangan Saja Tidak Cukup untuk AC Milan
Senin, 24 Agustus 2026
Prediksi Skor dan Link Streaming AS Roma vs Fiorentina: Mencari Start Mulus
Senin, 24 Agustus 2026
Klasemen Serie A Terbaru Usai AC Milan Menumbangkan Torino: Rossoneri Empat Besar
Senin, 24 Agustus 2026
Hasil Pertandingan Dini Hari Tadi: AC Milan Menang Tipis, Barcelona Pesta Gol
Sabtu, 22 Agustus 2026
Cara Menonton Plus Link Live Streaming Torino vs AC Milan: Dimainkan di Turin, Senin (24/08) Dini Hari WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Torino vs AC Milan: Ujian Era Baru Il Rossoneri
Minggu, 02 Agustus 2026
Hasil Laga Uji Coba: Arsenal Pesta Gol ke Gawang Girona, Real Madrid Ditahan Fiorentina
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026