“Saya minta kepada anak-anak untuk tampil tenang dan sabar dalam membangun serangan, kita tau sendiri kemampuan dari Putri Surabaya sangat luar biasa. Peluang yang kami ciptakan memang sangat sedikit, tapi keunggulan kita adalah kesabaran pemain dan memanfaatkan peluang yang ada untuk menjadi gol,” ungkap Faiza. Strategi counter Attack yang diperagakan oleh FA Cosmic Ladies Jogjakarta ternyata sangat efektif, setelah pemain Putri Surabaya sudah kelelahan menyerang dan seluruh pemainnya masih berada di daerah pertahanan Cosmic. “Kunci menjadi juara dalam turnamen Trophy PKK pertama kali di Kota Malang ini adalah, pemain tidak boleh terburu-buru dalam menyerang dan mencetak gol, serta seluruh pemain harus mematikan pergerakan dua pemain timnas yang selalu menjadi andalan dari Putri Surabaya,” jelasnya. Dengan menjuarai turnamen tersebut, tim FA Cosmic Puteri Surabaya mendapatkan hadiah Rp. 4 juta, tim Putri Surabaya menduduki peringkat dua dengan membawa hadiah Rp. 2,5 juta, tim Putri Kusuma menggondol hadiah Rp. 1,5 juta karena juara 3 dan Charis Malang mendapat hadiah Rp 1 juta, sementara pemain terbaik diraih Rani Mulyasari dari Putri Surabaya yang sama-sama mendapat uang Rp. 500 ribu dengan Febriana dari putri kusuma, setelah dinobatkan sebagai top skor turnamen ini. Oleh: Degy Cesar (koresponden BolaSkor.com Malang)